Sistem Pendukung Keputusan untuk Masalah Optimisasi Multikriteria

Also published in Laporan Teknis Berkala Manajemen Informatika (Bina Nusantara University) 8, no. 2, 2000.

ABSTRAK
Masalah optimisasi multikriteria muncul di berbagai bidang rekayasa, yaitu saat rekayasawan harus mengambil keputusan pada situasi di mana beberapa tujuan yang sering kali saling bertentangan serentak harus dipenuhi secara optimal, sambil mempertimbangkan terbatasnya sumber daya yang ada. Karenanya diperlukan suatu sistem untuk mendukung pengambilan keputusan tersebut. Telah dibangun suatu sistem perangkat lunak komputer berdasarkan metode numeris untuk optimisasi multikriteria; keefektifan sistem tersebut sebagai alat bantu dalam menyelesaikan masalah optimisasi multikriteria diperlihatkan oleh suatu studi kasus.

KATA KUNCI
sistem pendukung keputusan, optimisasi multikriteria

ABSTRACT
Multicriterion optimization problems arise in various areas of engineering, when engineers should make decisions in the situation where several, often conflicting, objectives must be satisfied optimally, while considering the scarcity of resources. A support system is required for such decisions. A system of computer software is developed based on a numerical multicriterion optimization method; the effectiveness of the system as a tool for solving multicriterion optimization problems is demonstrated using a case study.

KEYWORDS
decision support systems, multicriterion optimization

FULL TEXT
Sistem Pendukung Keputusan untuk Masalah Optimisasi Multikriteria.pdf (128 KB)

242 Comments to “Sistem Pendukung Keputusan untuk Masalah Optimisasi Multikriteria”

  1. mayaerika Says:

    sistem pendukung keputusan sangat diperlukan sebagai stimulan pegambilan keputusan di tingkat manajemen.

  2. vina Says:

    Saya tertarik dengan topik optimisasi multikriteria ini..
    Sebelumnya saya ada sedikit pertanyaan.
    Menurut Anda contoh kasus / penerapan kasus selain yang ada dalam artikel itu apa saja?
    Contoh kasus yang sederhana untuk diimplementasikannya.thx…

  3. Lucky E. Santoso Says:

    Yang ada di artikel ini memang multiple-criteria decision making (MCDM) secara umum (bentuk continuous yang nonlinear), jadi cocoknya buat kasus-kasus engineering dan semacamnya.
    Kalau kasus yang sederhana, misalnya memilih cowok (berdasarkan banyak kriteria, misalnya penampilan, penghasilan, dan kenakalan), ini masuk MCDM bentuk discrete, dan untuk ini sudah ada alatnya yang khusus, misalnya analytic hierarchy process (AHP).

  4. Luqman S Says:

    Mas Lucky,
    Tulisannya menarik sekali dan saya sedang mencari bahan bahan untuk TA, dimana rencananya mengambil ttg DSS pada Manajemen Proyek Engineering
    tapi rupanya lumayan susah.
    Maaf, kalau boleh tanya, kira kira seperti apa gambaran umum metode/teori yang harus dipelajari.
    Saya sendiri kuliah nyambi kerja (eh kebalik), sedang pekerjaan saya pada bidang design pipa pipa di pabrik kimia. (Design gambar & pengawasan proyek)
    Bisakah Anda membantu saya.

    Terimakasih

    Salam

    Luqman S

  5. Lucky E. Santoso Says:

    Terima kasih, Mas Luqman. DSS kan suatu umbrella term ya, yang berarti cakupannya teramat sangat luas sekali. Sistem apa saja (ya asal masih berbau mendukung pengambilan keputusan dikit-dikit lah) bisa digolongkan sebagai DSS, karena DSS ini tidak memiliki definisi yang jelas. Karenanya, saya agak heran mengapa Mas Luqman menganggap bahwa mencari bahan-bahan tentang DSS ini lumayan susah. Hanya karena suatu sistem tidak secara eksplisit menggolongkan dirinya sendiri dalam DSS, belum tentu berarti bahwa sistem itu tidak tergolong dalam DSS. Mudah-mudahan membantu.

  6. Cornelius Says:

    Terima kasih Untuk Makalah anda!sangat membantu buat saya.GBU!

  7. Hermudin Says:

    Saya sedang mempelajari masalah sistem pakar atau kecerdasan buatan atau dss yang mana saya baca dari artikel itu masih agak bingung, mungkin maksud bagus tapi susah di cerna karena banyak parameter yang susah saya pahami tolong kiranya bisa membantu saya dalam mempelajarinya karena saya sedang mempelajari masalah ini untuk tugas akhir saya. Saya Ucapkan terimakasih!

  8. ricki antono Says:

    mas saya ingin tahu apakah ada perusahaan besar di indonesia menggunakan sistim DSS ini? kemudian dimana letak penggunaan sistem ini pada perusahaan tsb. trims..

  9. Lucky E. Santoso Says:

    Terima kasih. Alat yang ada di artikel ini adalah untuk multiple-criteria decision making (MCDM) secara umum (bentuk continuous yang nonlinear), jadi cocoknya buat kasus-kasus engineering dan semacamnya.
    Karena sifatnya yang generik itu, terlebih lagi dengan digunakannya algoritma yang stokastik, alat ini akan menjadi sangat tidak efisien untuk permasalahan-permasalahan khusus yang sederhana. Ada alat-alat lain yang khusus untuk itu.
    Saya tidak tahu apakah ada perusahaan besar di indonesia yang perlu menggunakan alat seperti ini.

  10. kurnia Says:

    saya yang ingin menulis sebuah karya tulis dengan penggabungan tema antara dss(ahp) dengan teknologi informasi, tetapi saya masih merasa bingung apakah kedua tema ini bisa cocok/saling melengkapi kalau digabungkan?kalau memang bisa digabungkan bisakah bapak memberikan penjelasan mengenai penggabungan tersebut dan apa kira-kira topik yang pas untuk karya tulis saya nanti…
    saya ucapkan terima kasih dan sukses buat anda..

  11. Lucky E. Santoso Says:

    “Digabungkan” dalam pengertian bagaimana? Di jaman sekarang saya akan sangat heran jika DSS (termasuk AHP) tidak digabungkan dengan teknologi informasi (TI), dalam pengertian bahwa sulit dibayangkan suatu DSS non-trivial yang tidak berbasis komputer (tidak menggunakan spreadsheet atau aplikasi komputer lain), mengingat sedemikian murahnya sumber daya komputasi.

    Jika yang dimaksud dengan “digabungkan” adalah diterapkannya DSS dalam domain TI, tentu saja sangat bisa. DSS bisa membantu para manajer dan profesional IT dalam mengambil keputusan. Misalnya AHP bisa membantu dalam pemilihan sejumlah vendor perangkat komputer berdasarkan sejumlah kriteria.

  12. ririn Says:

    mas saya ambil judul tugas akhir tentang DSS pengajuan kredit rumah pada sebuah developer, masalahnya saya bingung begitu banyaknya parameter yang ada. saya minta tolong bantuananya klo bisa contoh programnya sekalian
    makasih banya ya,,,,saya mengharapkan sekali bantuanya

  13. Lucky E. Santoso Says:

    Mbak Ririn, mengingat kesibukan, saya rasa saya tidak akan bisa banyak membantu. Namun kalau boleh usul, dalam meminta bantuan ke orang lain nantinya akan lebih baik jika menggunakan istilah yang lebih spesifik daripada sekedar “DSS”, mengingat DSS ini cakupannya teramat sangat luas sekali.
    Namun misalnya akan digunakan AHP, banyak sedikitnya parameter (kriteria?) saya pikir tidaklah terlalu relevan dari sisi pengembangan sistem informasi.

  14. doni Says:

    Mas saya mau menanyakan sesuatu. saya akan presentasi mengenai DSS dalam mata kuliah Sistem Informasi Manajemen. sebenarnya deskripsi DSS itu seperti apa dan bagaimana implementasinya dalam perusahaan. selain itu DSS lebih cocok untuk perusahaan yang bergerak di bidang apa? kalau di Indonesia sendiri contoh perusahaan yang sudah menggunakan IT untuk mendukung DSS apa saja? terima kasih atas informasi yang diberikan.

  15. indra Says:

    mas.. saya ambil judul TA tentang DSS mengenai pendistribusian barang dari pabrik ke pelanggan(> 1). kalo boleh nanya kira2 yang harus dijadikan paremeternya apaan ya? apakah hanya aspek biaya dan waktu aja? apakah harus digunakan metode khusus untuk kasus seperti itu?
    thanks. bantuannya, sekecil apapun, akan sangat membantu

  16. Lucky E. Santoso Says:

    Mas Doni, buku-buku teks mata kuliah Sistem Informasi Manajemen (mis. O’Brien atau Laudon) biasanya menyediakan deskripsi DSS dan studi-studi kasus implementasi DSS dalam perusahaan. Sayang saya sejauh ini tidak familiar dengan kajian-kajian jurnalistik atau akademis, jika memang ada, mengenai penerapan DSS di perusahaan-perusahaan di Indonesia.

    Mas Indra, untuk menetapkan apa saja yang harus dijadikan kriteria (mis. jarak, waktu, dan keamanan) tentunya perlu diskusi dengan domain expert-nya (owner/user sistem atau dosen pembimbing).
    Ada kemungkinan masalah ini bisa dimodelkan sebagai transportation problem (http://en.wikipedia.org/wiki/Transportation_problem) yang secara tradisional menggunakan transportation cost sebagai kriteria. Jika kriterianya banyak, mungkin dapat digunakan weighted averaging atau cara lain yang lebih canggih.

  17. adi Says:

    Hallo pak, saya murid dari UIEU, pernah diajar bapak di semester2 awal, saya senang sekali dengan cara bapak mengajar.. top buat bapak !! ^__^v

    To the point aja deh pak ke dalam permasalahan saya, sekarang saya sedang menjalani skripsi saya di semester 8 ini & mengambil permasalahan tentang DSS, saya berencana akan membuat engine nya. Tapi saya rada2 bingung dengan gambaran aplikasi nya itu yg seperti apa & bagaimana rupanya, kalau bapak berkenan & dengan rendah hati ingin membantu saya (semoga bapak berkenan membantu saya). Saya ingin meminta contoh aplikasinya tentang DSS dong pak, yang simple aja, at least saya bs ngeliat proses alur kerja nya itu seperti apa sistemnya, oh ya core saya di php programming & berniat membuat aplikasi DSS ini dgn sistem web based, tujuan akhir skripsi saya membuat aplikasi DSS tp yg dinamis, jd kriteria2 nya kita yg tentukan diawal, misal kita tentukan terlebih dahulu diawal 5 field, lalu akan muncul 5 field kolom untuk memasukkan kriteria2 yg dibutuhkan dst.. sistem yg akan bekerja selanjutnya.. jd tidak dipatok mati kriteria2 nya.. dinamis gtu pak =)

    Sekian & terima kasih sebelumnya pak.. saya hanya ingin melihat contoh aplikasi nya yg sudah di set mati aja tidak apa2 pak, nanti saya ingin membuat yg dinamis, tp saya sangat ingin sekali melihat contoh aplikasi nya tuh seperti apa jalannya.. baru saya mungkin akan mempunyai gambaran untuk membuat yg sifatnya dinamis.. bantuan bapak akan saya terima dengan ucapan terima kasih yg sebesar-besarnya.. semoga sukses selalu pak dengan karirnya!

    GBU

  18. Lucky E. Santoso Says:

    Hi Adi, sepertinya you adalah mahasiswa UIEU pertama yang senang dengan cara saya mengajar. Heheh.

    To the point saja, berikut adalah satu demo aplikasi online yang menggunakan DSS, persisnya Analytic Hierarchy Process (AHP), untuk membantu customer dalam memutuskan handphone apa yang tepat untuk dia:
    http://www.vanguardsw.com/examples/jupiter/Jupiter1.htm

    Semoga membantu.

  19. adi Says:

    Wah masa pak? setau saya banyak yg suka kok pak sama bapak, terutama nilainya itu lho baek banget & tidak menekan murid =)
    Jd menurut saya itu bagus kok, murid bs jago & maju itu kan hampir total berasal dari dalam diri nya & kemauan keras nya sendiri, mau sekolah di amrik jg percuma kalo dasar murid nya yg males.. hahahha.. jd saya suka2 aja sama cara bapak ngajar, santai, & gk menekan murid kyk dosen2 laennya.. hehehe..

    Trima kasih buat contoh DSS handphone nya pak, tak liat2 dulu deh..
    wah senengnya dapet contoh jg …

  20. adi Says:

    maaf merepot kan lg pak, kebentur ama rumus perhitungannya.. saya search dimana-mana tp kok kacau2 pada beda2 semua rumusnya, yg buat perhitungan matrix nya.. bapak punya tidak modul rumus buat perhitungannya.. saya mau build aplikasinya tp perhitungan rumus nya blon mapan yg bener tuh yg kaya gimana.. terima kasih banyak pak lucky, kebaikan bpk akan dibalas oleh yg diatas :)

  21. Lucky E. Santoso Says:

    Hi Adi, saya tidak percaya ada sesuatu yang di atas yang akan membalas perbuatan saya, tapi ini adalah salah satu tutorial AHP berikut rumusnya, saya lihat gaya penyampaiannya tidak “menekan” pembaca, jadi mungkin cocok buat you:
    http://www.boku.ac.at/mi/ahp/ahptutorial.pdf

  22. adi Says:

    Pak lucky.. arghhh.. keren bgt deh pak lucky..
    perhitungan matrix nya jelas banget dijabarin nya, lsg ngerti..
    sukses selalu buat pak Lucky!
    thx thx thx thx ^____^v

  23. Lyn Says:

    pak, kira-kira di situs mana saya bisa mendapatkan informasi yang lengkap tentang DSS dan penerapannya dalam suatu perusahaan? sebelumnya terima kasih atas jawabannya…

  24. Lucky E. Santoso Says:

    Lyn, sudah coba kunjungi misalnya http://dssresources.com/ ?

  25. abdi Says:

    Pak Lucky, penerapan DSS pada dunia manajemen pendidkan contohnya apa?

  26. Lucky E. Santoso Says:

    Pak Abdi, satu contoh yang langsung terpikir oleh saya adalah course timetabling (penjadwalan mata kuliah). Sepemahaman saya course timetabling cukup kompleks karena kendalanya bisa cukup banyak (misalnya preferensi dan beban dosen, preferensi kelas/mahasiswa, preferensi pengelola, dan ketersediaan ruangan), dan banyak menyita waktu dari para sekretaris jurusan atau staf lain yang bertugas mengurusinya jika dikerjakan secara manual.
    Sepertinya masalah ini bisa dimodelkan sebagai assignment problem, dan saya lihat DSS-nya (class timetabling software) sudah banyak dibuat orang.
    Demikian juga “exam timetabling” (penjadwalan ujian).

  27. rizki Says:

    saya ingin mencoba menganalisis kinerja lulusan dari kampus saya dengan menggunakan DSS.. bisa enggak ya??ada yang bisa bantu saya gak?? bingung banget nih…
    thx 4 the attention…

  28. alit Says:

    Salam kenal dari saya pak lucky… Saya mahasiswi yg sebentar lagi akan menyusun TA. dan saya berencana akan mengambil Judul ttg Sistem pendukung keputusan Ujian MAsuk Perguruan tinggi. mhh menurut bapak, bisa ga kasus ini dibuatkan sistem pendukung keputusan? trus klo misal kan bisa.. kira2 gambaran input dan outputnya tuh apa ajah… secara saya masih kurang paham dgn Sistem pendukung keputusan in, tp saya tertarik tuk lebih memahami sistem ini pak. Mohon bantuan dari bapak… dan terima kasih sebelumnya

  29. Lucky E. Santoso Says:

    Secara bisa enggaknya suatu kasus dibuatkan DSS, kemungkinan besar bisa, secara DSS ini tidak memiliki definisi yang jelas. Mungkin ini bisa dipakai untuk berkenalan dengan DSS: http://en.wikipedia.org/wiki/Decision_support_system

  30. raymond Says:

    Mas lucky saya sedang mengambil tugas akhir mengenai DSS dalam pemilihan rute pengambilan barang di gudang…saya sedikit bingung tools apa yang harus saya gunakan dalam merancang DSS-nya? dan sebetulnya tahapan dari perancangan DSS itu seperti apa? karena saya merancang dari awal bukan mengembangkan DSS yang telah ada….. thx untuk perhatiannya dan masukannya…

  31. Lucky E. Santoso Says:

    Mas Raymond, saya tidak terlalu melihat perlunya memberi perlakuan yang berbeda terhadap aplikasi DSS dalam hal perancangan (design). Misalnya untuk rancangan database (jika pakai database) bisa dipakai ERD atau class diagram UML; untuk rancangan detail algoritma (jika dirasa perlu, terutama untuk DSS yang “model-driven”), bisa dipakai flowchart, activity diagram UML, pseudocode, atau rumus matematis; dan seterusnya.

  32. inge Says:

    pak, saya mengalami kesulitan mengenai dss yang topikna menyangkut kedokteran.kira-kira topik apa ya yang menyangkut kedokteran dan simple buatnya? terus kalo pake ahp, perhitungan rumusnya itu dipake pas kapan?untuk cth aplikasi dari bapak saya udah lihat tapi perhitungan rumusnya terletak dimana?pada waktu user menginput nilai cukup atau sedang yah baru disitu dikeluarkan perhitungannya?tapi perhitungannya dipake di algoritma langsung ?bingung..bisa kasi contoh source code yang simple untuk perhitungan AHP yang sederhana saja pak…pls..terima kasih sekali sebelumnya..

  33. Lucky E. Santoso Says:

    Inge, saya tidak familiar dengan dunia kedokteran, tapi menurut saya pada prinsipnya dalam domain apa saja asal ada aspek pengambilan keputusan bisalah dibuat dss-nya, dan kalau keputusan itu multikriteria (banyak faktor yang perlu pertimbangkan) bisalah dss itu pake ahp.
    Mungkin salah satu topik adalah pemilihan treatment pasien oleh dokter untuk kondisi/penyakit tertentu (selain soal risk/benefit tradeoff, di jaman sekarang kan dokter seharusnya mempertimbangkan juga faktor preferensi pasien). Lebih lanjutnya sih tanya ke para dokter kali (sekalian kesempatan buat kenalan sama dokter yang cute).

  34. prap's Says:

    selamat siang pak,

    saya ingin bertanya tentang hal2 DSS, coz sy ingin mengambil topik dss ini untuk skripsi..
    yang saya masih bingung, biasanya klo untuk topik ini lebih baik mencari perusahaan kecil, sedang atau besar??
    lalu seberapa penting orang yg kita kenal dalam suatu perusahaan itu bagi pengumpulan data saya nanti, karena saya masih bingung apakah perlu perusahaan yg sama sekali “AWAM” maksudnya tidak ada orang yg kita kenal kita buat skripsi, atau perusahaan yg didalamnya terdapat orang yg kita kenal misal : saudara atau teman.. takutnya hal itu mempengaruhi dalam meminta data perusahaan tersebut..

    pertanyaan terakhir, adakah komunitas atau forum orang2 indonesia yg membahas tentang DSS ini, karena selama saya cari adanya forum asing, maklum b.inggris kurang fasih =p

    terima kasih sebelumnya..

  35. hamdan Says:

    Pak Lucky yth.
    Apakah mungkin AHP digunakan untuk pemeringkatan alternatif yang sangat banyak? misalnya seorang HRD perusahaan bermaksud mensortir aplikasi pencari kerja, kemudian orang HRD tersebut menentukan faktor-faktor/kriteria beserta pembobotannya untuk dimasukkan ke dalam query yang digunakan untuk pemeringkatan. Apakah AHP SELALU memerlukan pairwise comparison?
    Kalau diinginkan tidak menggunakan pairwise comparison, adakah teori atau model lain yang bisa dipakai pada kasus HRD tersebut?
    terima kasih

  36. ria Says:

    bapak, contoh dari aplikasi DSS yang mudah dibuat oleh mahasiswa apa ya?
    yang simpel aja?
    biasanya apa isi prototype dari aplikasi DSS itu sendiri ya pak?
    saya bingung..
    mohon dijelaskan – sejelas jelasnya..
    thanK

  37. Lucky E. Santoso Says:

    prap’s, lebih bagus tanya ke pembimbing deh. tapi dari pengamatan saya, irrespective of the topic, biasanya pembimbing/penguji lebih respect kalau studi kasusnya di perusahaan yang lebih besar. beruntunglah kalau ada saudara atau teman yang bisa dan bersedia membantu dalam mendapatkan data.

    hamdan, jika banyaknya alternatif menjadi concern, bukankah alternatif2 yang jelas2 tidak memenuhi syarat2 mutlak (mis. ipk pencari kerja harus di atas nilai tertentu) bisa dieliminasi terlebih dahulu? berikutnya, tentu saja pairwise comparison lebih tepat untuk kriteria2 kualitatif (mis. kecantikan pencari kerja). untuk kriteria kuantitatif (mis. berat badan pencari kerja) cukup pakai normalisasi saja. dan maaf, saya tidak tahu ada tidaknya komunitas atau forum orang2 indonesia yg membahas tentang DSS.

    ria, prototype aplikasi pada akhirnya akan didemonstrasikan atau dipakai oleh customer atau pihak lain, yang dalam kasus u barangkali adalah dosen. jadi silakan konsultasi ke si dosen, maunya gimana. coba konsultasi juga ke si dosen, kasus simpel ini boleh tidak: memilih cowok berdasarkan sejumlah kriteria, misalnya penampilan, penghasilan, dan kenakalan).

  38. hamdan Says:

    terima kasih pak Lucky atas jawabannya.
    jika tidak ada pairwise comparison, apa masih bisa dianggap AHP? jika semua kriteria kualitatif dikonversi menjadi kriteria kuantitatif apakah diperbolehkan?

  39. Lucky E. Santoso Says:

    untuk pembobotan (weighting) kriteria2 kuantitatif tersebut (mis. tinggi badan berapa bobotnya, berat badan berapa bobotnya, ukuran vital berapa bobotnya, dst.) apakah nanti akan pakai pairwise comparison? jika ya, menurut saya masih bisa dianggap AHP.

  40. Dian Says:

    Pak,saya ingin membuat TA tentang DSS utk menentukan pilihan investasi yg tepat,misalnya deposito,reksadana,beli tanah,emas,dll deh..
    Bisa kasih masukan nggak? Atau jurnal n apa aja yg ada hubungannya dgn calon skripsi-ku tsb.

  41. Lucky E. Santoso Says:

    Sepertinya, bersama dengan pembimbing, perlu diperjelas pilihan investasi yang “tepat” itu persisnya bagaimana, mis. apakah kriterianya hanya kinerja aset (perlu juga diperjelas bagaimana cara pengukurannya) atau mempertimbangkan juga preferensi risk/return investor.
    Mungkin bisa cek mis. http://finance.yahoo.com/calculator/retirement/inv-01 , apakah yang dimaui seperti ini.

  42. Firdaus Says:

    Salam kenal pak Lucky..Perkenalkan nama saya Firdaus (Mahasiswa SI Perbanas)..Saya sedang menyusun TA mengenai DSS..Ketika sedang iseng mencari bahan di om google, saya menemukan situs ini..Saya lihat kontennya bagus dan ada respon yang baik antara penanya dengan pembuat situsnya, makanya saya memberanikan diri untuk bertanya kepada bapak..Langsung saja

    1. Waktu itu bapak memberikan link terhadap aplikasi DSS yang berbasis AHP, kalo ga salah linknya (http://www.vanguardsw.com/examples/jupiter/Jupiter1.htm)..Tapi sepertinya link tersebut sudah tidak tersedia..Yang ingin saya tanyakan, adakah link lain selain link tsb diatas yang bisa membantu saya dalam menyusun TA (kalo bisa link ke aplikasinya langsung), sehingga minimal saya mendapat gambaran dahulu mengenai aplikasi apa yang nantinya akan saya buat.

    2. Beberapa teman saya menyebutkan bahwa aplikasi DSS dapat dibuat dengan “DSS generator”.Sebenarnya apa sih DSS generator itu??Saya tidak begitu paham..Apakah itu semacam aplikasi, atau hanya sebatas teori saja??Mohon diberikan link-nya agar saya lebih paham..

    Bantuan bapak melalui situs ini dapat membantu saya dalam menyelesaikan TA.
    Terimakasih atas atensi bapak lucky..

  43. Lucky E. Santoso Says:

    1. Sudah jadi dead link ya. Ini kebetulan saya menemukan mirror-nya:
    http://www.mindware-jp.com/vanguard/examples/jupiter/Jupiter1.htm

    2. Saya tidak pernah pakai DSS generator (aplikasi yang memudahkan orang dalam membangun aplikasi DSS), hanya pernah pakai general programming language dalam membangun aplikasi DSS, jadi tidak bisa banyak omong soal ini. Salah satu DSS generator yang pernah saya dengar adalah Dicodess (open source).

  44. Ristian Says:

    Saya mahasiswa semester akhir di universitas swasta di jawa timur sekarang saya sedang menyusun TA (tugas Akhir), yang saya tanyakan kepada bapak adalah mengenai DSS dan Aplikasi apa yang sekiranya menjadi pendukung aplikasi DSS untuk mencari situs mengenai aplikasi DSS apa aja Terima kasih

  45. indah Says:

    pak lucky yang terhormat bagaimana menurut bapak tentang judul sistem pendukung keputusan penanganan gizi balita dengan metode fuzzy mamdani berbasis web? judul ini akan saya jadikan TA saya nanti , apakah ada masukan2 buat kelancaran TA saya nantinya???apa tidak terlalu sulit ini untuk saya kerjakan

  46. sya_moetz Says:

    maz..thx bgt ya artikel-artikelnya…
    Fiuhhh…sungguh artikel yang sangat membantuku..huhu
    coba klo ga nemuin halaman ini,jangan-jangan gw ga ngarti apa2
    ’bout SPK hoho…biasa…MHS baru yg masi ‘agak2 belon pinter’
    (lho..maksa bgt).Intinya Makasih Banget ya kang..GBU…

  47. saputra Says:

    maz…
    saya lagi nyusun ta nih…
    tolong saya di berikan alamat situs tentang journal internasional tentang dss dengan metode ahp….
    n tolong beri contoh aplikasi delphi tentang dss dengan metode ahp…
    forum untuk delphi saya harus kunjungi situs apa maz…

  48. kholida Says:

    pak saat ini saya sedang kesulitan mencari contoh kasus nyata tentang assignment problem,bisakah anda membantu saya?

  49. edx Says:

    Thankz… telah membantu…
    :p

  50. lina Says:

    salam kenal pak, nama saya lina (kuliah di pts di jogja), saya mau bikin skripsi tentang SPK, dulu saya KPnya di Jamsostek, trus saya mau ambil judul skripsi tentang SPK Jaminan kematian, menurut bapak bisa ga’ kasus ini dibuatkan sistem pendukung keputusan? trus klo misal kan bisa.. kira2 gambaran input dan outputnya tuh apa ajah… secara saya agak banyak bloonnya tentang Sistem pendukung keputusan ini, tp saya tertarik tuk lebih memahami sistem ini pak. Mohon bantuan dari bapak… dan terima kasih sebelumnya

  51. Aziiz_Pm Says:

    Pak Lucky, saya adalah mahasiswa UPN, saat ini sedang menulis skripsi tentang DSS, ada nggak pak materi tentang DSS yang menjelaskan ruang lingkup DSS itu sendiri termasuk konsep ataupun cara membangun sistem DSS yang baik dan benar..

  52. Lucky E. Santoso Says:

    Maaf, karena kesibukan, kemarin-kemarin belum bisa menanggapi. :)

    Ristian dan Aziiz_Pm, sudah cek http://en.wikipedia.org/wiki/Decision_support_system ?

    indah, judul yang menarik. Sayang saya tidak berpengalaman di fuzzy systems, jadi maaf, tidak bisa membantu.

    Mas saputra, untuk jurnal sudah coba http://www.elsevier.com/locate/dss/ ? (tentu saja akses ke jurnal-jurnal ilmiah yang prestigious biasanya tidak gratis). Tentang forum Delphi, sudah coba http://tech.groups.yahoo.com/group/Delphindo/ ?

    kholida, bagaimana dengan penjadwalan mata kuliah dan ujian (course/exam timetabling)?

    lina, menurut saya untuk domain apa saja, asal mengandung pengambilan keputusan, bisa dibuatkan SPK. Saya bukan ahli asuransi jiwa, tapi bagaimana dengan SPK yang bisa dipakai tenaga pemasaran asuransi dalam membantu calon nasabah? Kira-kira inputnya data keuangan dan preferensi calon nasabah, dan outputnya jenis produk dan besarnya nilai perlindungan yang cocok untuk calon nasabah.

  53. prima Says:

    salam kenal pak, saya mahasiswa industri pertanian tingkat 3, salah satu MK saya yaitu Analisis Sistem dan pengambilan keputusan, saya bingung pak kasus yang berhubungan dengan pertanian yang seperti apa yang dapat diselesaikan dengan teori keputusan, dan dapatkah diberikan contoh penyelesainnya sampai ditemukan hasil keputusannya pak, di luar bidang pertaniannya juga tidak apa-apa.Saya sangat mengharapkan bantuannya pak, karena saya ingin benar-benar memahaminya.Terima kasih.

  54. Lucky E. Santoso Says:

    Prima, apakah ini bisa membantu?
    http://adt.curtin.edu.au/theses/available/adt-WCU20050526.144234/
    Atau ini (lebih bersifat overview)?
    http://www.macaulay.ac.uk/LADSS/papers/modsim05_wither_ag_dss.pdf

  55. afiat Says:

    Pak tolong beri referensi tentang sistem pendukung keputusan dengan metode fuzzy logic, kalo bisa minta contoh aplikasinya…
    Trimakasih….

  56. harry lukman Says:

    saya rencana mau buat tugas akhir tentang sistem pendukung keputusan penentuan jurusan pada sebuah sma Saya mohon diberi penjelasan lebih lanjut tentang masalah ini?. rencana saya menggunakan metode AHP. Bagamaina keslitannya dan apabila ada yang yang lebih gampang daripada AHP menggunakan apa?

  57. cha Says:

    pak lucky saya mohon bantuannya ya..
    saya saat ini sedang menulis skripsi mengenai spk dengan metode ahp tolong klo ada contoh mengenai program tersebut saya minta sebagai contoh dan sekaligus panduan dalam membuat aplikasi saya nantinya.trima ksh sebelum dan sesudahnya.

  58. Ferdy Says:

    Pak Tolong Contoh Sistem Penunjang keputusan pemilihan handphone berbasis web nya dong..

    Lagi bermasalah nih dengan kriteria2 yang perlu di masukkan.

  59. Ferdy Says:

    Waduh Pak.. Link nya tentang AHP mirrornya pun dah jadi dead link.. T_T
    http://www.mindware-jp.com/vanguard/examples/jupiter/Jupiter1.htm
    Mirrornya juga dah ngga ada.. ada URL laen ngga pak?

  60. Lucky E. Santoso Says:

    afiat: http://www.ijcim.th.org/past_editions/2006V14N2/pp1_IJCIM%20V142_Web_Based_Fuzzy_ChinWenCheong.pdf
    harry, cha, Ferdy: http://www.cci-icc.gc.ca/tools/ahp/index_e.asp
    Siapa tahu membantu.

  61. Ferdy Says:

    Terima Kasih atas jawabannya pak.. ^^

  62. Fany Aditama Says:

    Maaf pak sebelumnya…
    Apa bapak memiliki ebook dari fuzzy ahp dan source code untuk fuzzy ahp dari m-file program matlab???
    Terima kasih sebelumnya atas bantuannya…

  63. Lucky E. Santoso Says:

    Fany: Sayang sekali tidak.

  64. Jimmy Says:

    pak lucky,selain metode ahp yg cocok untuk pengambilan keputusan apa ya pak?klo metode fuzzy ahp apa bedanya dengan ahp biasa??apa bapak punya ebook fuzzy ahp yang bhs.indonesia??
    terima kasih pak..

  65. Ferdy Says:

    pak.. mau nanya nih..
    apa yah dasar penentuan bobot masing-masing kriteria dalam sistem yang saya bangun?
    yaitu.. sistem penunjang keputusan pemilihan handphone berbasis web..

    terima kasih sebelumnya pak..^^

  66. andi Says:

    pak..saya ingn membuat TA tentang sistem pendukung keputusan. saya ingn membuat SPK tentang pemilihan Hand phone 1 ato 2 vendor. saya bingung mau memakai metode apa dalam pembuatan aplikasi ini.

    masalahnya TA di universitas saya tentang SPK udah banyak dan saya tidak boleh mengambil metode yang sama

    misal membandingkan 2 metode dalam suatu kasus? dan menarik kesimpulan bgmna pak? trus kira-kira metode apa ya yang sebaiknya dibandingkan?

    atau bapak punya usul tetntang judul yang lain?

    maaf pak…banyak pertanyaan, trima ksh

  67. Lucky E. Santoso Says:

    Jimmy, saya tidak punya e-book yang dimaksud, tapi semoga ini membantu:
    http://www.ijcim.th.org/past_editions/2006V14N2/pp1_IJCIM%20V142_Web_Based_Fuzzy_ChinWenCheong.pdf

    Ferdy, sebagai salah satu alternatif, penentuan bobot kriteria bisa diserahkan kepada user untuk dia tentukan sendiri dengan dukungan sistem (mis. dengan bantuan pairwise comparison AHP).

    andi, berikut mengandung daftar metode2 yg bisa digunakan untuk SPK multikriteria:
    http://en.wikipedia.org/wiki/Multi-criteria_decision_analysis

    Tapi kalau boleh saya usul, untuk TA, pedulikan hanya kata pembimbing dan publikasi2 akademik. Jangan pedulikan kata orang2 lain (termasuk saya).

  68. ning Says:

    Salam kenal buat Pak Lucky. Saya mau menanyakan tentang SPK untuk penempatan jabatan dan perencanaan karir. Di skripsi saya menggunakan metode warterfall. Bapak tolong berikan masukkan saran buat saya, tentang input dan ouput programnya? Serta alternatif lain. Saya ucapkan makasih banyak.

  69. rangga Says:

    izin bergabung, btw sekarang saya sedang buat SPK pemberian kredit pada nasabah menggunakan bahasa pemrograman PHP dan dengan metode AHP, yang ingin saya tanyakan :
    1. Apakah PHP bisa mengaplikasikan hitungan pada metode AHP ?
    2. Tolong dong berikan gambaran tentang SPK yang serupa dengan skripsi saya.
    terimakasih. saya tunggu jawabannya.

  70. Lucky E. Santoso Says:

    ning: barangkali perlu dipikirkan siapa pengguna dari atau yang berkepentingan dengan SPK ini nantinya. apakah job seekers, hrd managers, atau yang lain.

    rangga: 1. Tentu saja bisa 2. Bagaimana dengan ini: http://www.scorto.ru/downloads/Credit%20scoring%20system%20for%20small%20business%20loans.pdf

  71. nita Says:

    aku mau buat TA sistem pendukung keputusan monitoring kinerja dosn dan karyawan nich.klo boleh tau model apa yang bisa di pakai untuk monitoring ini?mksi

  72. fajar Says:

    pak maaf kalo saya merepotkan, pak punya contoh dan artikel tentang sistem pakar ga pak. cos saya sudah 2 tahun ini nyari ga ktemu, ktemu pun itu brupa optional choice + ada questionnya tu pun ga bisa dicoba(piunyanya pak herianto) so plis pak kalo bappak punya aplikasinya(contohpun boleh, literatur) tentang sistem pakar bisa dikirim ke email saya. dan apa sistem pakar itu hanya berupa question answer yang berjawab ya dan tidak saja ya??

  73. Lucky E. Santoso Says:

    nita: secara profesional, penilaian kinerja dosen meliputi bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat (barangkali ini bermanfaat: http://www.luc.edu/projectfaculty/pdf/faculty_assessment.ppt). namun dalam banyak situasi di mana perguruan tinggi dipandang sebagai lembaga bisnis, tidak akan mengherankan jika penilaian kinerja dosen difokuskan ke masalah kepuasan pelanggan. untuk jelasnya mungkin bisa tanya ke domain experts (barangkali wakil rektor bidang akademik atau kepala biro akademik).

    fajar: hmm. contoh ya. sudah coba pake CLIPS (http://clipsrules.sourceforge.net/)? tersedia (di situs tersebut juga) sejumlah contoh aplikasi sederhana yang menggunakan CLIPS. tentang apakah sistem pakar itu hanya berupa question answer yang berjawab ya dan tidak saja, di http://en.wikipedia.org/wiki/Expert_system ada contoh di mana suatu pertanyaan ditanggapi dengan “Ngapain tanya-tanya” alias “Why.” ini beda dengan sistem berbasis neural nets di mana user tidak bisa “tanya kenapa.”

  74. S'tol Says:

    ass. pak maaf. ni saya mo bikin TA, temanya adalah

    ” SISTEM PAKAR DINAMIS”

    kira2 bisa apa tidak?
    trus menurut bapak algoritma/teknik apa yang bisa dipakai
    agar bisa mencakup semua bidang,
    sebab ini adalah sistem pakar dinamis,
    sehingga sistem pakar ini nanti bisa diterapkan di bidang apapun

    wss

  75. Lucky E. Santoso Says:

    Saya tidak tahu latar belakang pertanyaan dan penanya, jadi mungkin jawabannya tidak tepat sasaran.
    Inference engine yang ada di suatu expert system tidak tergantung pada problem/bidang tertentu. Yang tergantung pada problem/bidang tertentu adalah rule base-nya, yang dibuat oleh knowledge engineer berdasar masukan pakar problem/bidang tertentu.
    Jadi mungkin yang perlu dipikirkan dalam pembikinan “sistem pakar dinamis” ini adalah bagaimana membuat suatu rule base yang bisa berlaku untuk segala bidang, mis. siapa saja pakarnya, dan bagaimana meng-update-nya sesuai dengan perkembangan pengetahuan para pakar.
    Mungkin bisa dipertimbangkan cara kolaborasi (a la Wikipedia) di mana para user sekaligus berperan sebagai pakar dan knowledge engineer. Tapi sepertinya ini berarti bahwa pekerjaan knowledge engineer perlu disederhanakan agar dapat dikerjakan oleh orang awam.

  76. Yatna Says:

    Yth Mas Lucky..,
    Saya tidak sengaja menemukan situs mas dari internet disaat saya sedang mencari referensi untuk bahan Skripsi saya,

    Saya sudah bekerja dengan disambi kuliah untuk menambah wawasan dan menunjang karier saya tentunya. Membaca tulisan Mas, saya sangat salut dan senang, masih ada orang pintar yang peduli terhadap orang lain dan mau membantu serta berbagi ilmu tanpa mengharap imbalan. Semua pertanyaan yang dituliskan pengunjung situs ini hampir seluruhnya Mas Lucky balas dengan penyampaian yang jelas dan ringkas.

    Oh iya mas, skripsi saya mengambil Sistem Pendukung Keputusan dengan tema Penilaian Kinerja Karyawan dalam menghandle komplain untuk menentukan karyawan yang berhak mendapatkan prestasi. Criteria yang dinilai antara lain :
     Jangka waktu penyelesaian komplain (hari)
     Jenis komplain (yang dibedakan dengan bobot)
     Tingkat Disiplin Karyawan (Keterlambatan atau ketidakhadiran)

    Beberapa referensi mengenai SPK sudah saya baca, diantaranya tulisan mas Lucky di web ini, semua saya pelajari dari awal hingga comment terakhir dan dominan cenderung ke penggunaan metode SPK dengan AHP (dari mulai pengertian, penentuan kriteria hingga perhitungan matrixnya). Dari Buku karangan DR IR Kadarsah sedikit saya tangkap, bahwa penyelesaian SPK bisa dilakukan dengan 2 model, yaitu:
    1. Model Linear dengan menggunakan metode grafis
    2. Model Kriteria Majemuk dengan menggunakan Metode AHP atau Promethee)

    Selain itu saya mungkin belum baca. Maksud saya menuliskan ini semua karena saya sebagai mahasiswa yang masih belajar dan belum lulus, perlu penilaian dari yang lebih ahli seperti mas Lucky, yang saya tanyakan :
    1. Apakah pemahaman saya mengenai SPK dari saya mengambil kesimpulan yang saya tuliskan diatas baik yang berdasarkan tulisan mas Lucky maupun bukunya DR IR Kadarsah sudah benar, terutama mengenai Metode SPK yang ada..?
    2. Kasus Skrisi yang saya ambil dengan kriteria penilaian yang saya tuliskan diatas apakah sudah memenuhi standar minimal untuk dijadikan sebagai model SPK walaupun hanya dengan 3 kriteria saja…?
    3. Mohon bantuannya mas Lucky kira-kira Metode apa yang cocok untuk kasus Skripsi saya itu..? Apakah dengan AHP…?

    Terima kasih banyak sebelumnya saya sampaikan
    semoga sukses dan lancar selalu buat mas Lucky

    bila berkenan bisa add ym saya di priyatna1983

    Regards

    Yatna

  77. yunita Says:

    pak lucky, saya mahasiswaa yang sedang skripsi mengenai SPK dengan pokok bahasan pengembangan karyawan(penerimaaan sampai kenaikan jabatan) kemarin saya menggunakan metode AHP dan kemudian pembimbing menginginkan saya menggunkan metode profile matching, karena di anggap lebih pas. pak lucky pny referensi untuk metode ini??saya binggung…trimakasih sebelumnya

  78. Lucky E. Santoso Says:

    Mas Yatna,
    1. Saya tidak baca buku yang disebut (saya sedapat mungkin menghindari karya tulis berbahasa Indonesia), jadi tidak bisa kasih komentar.
    2. Saya belum pernah dengar, jika memang benar-benar ada, standar minimal yang dimaksud.
    3. Karena semua kriterianya kuantitatif, dalam penentuan karyawan seharusnya cukup pakai hitung rata-rata berbobot. AHP mungkin bisa berperan dalam penentuan bobot kriteria2 dan bobot jenis2 komplain.
    Tapi apa kata dosen pembimbing, itulah yang menurut saya seharusnya didengarkan.

  79. Yatna Says:

    Terima kasih mas Lucky atas masukan dan jawabannya,
    Respon mas Lucky sangat membantu saya,

    Semoga sukses selalu

    Regards

    Yatna

  80. Lucky E. Santoso Says:

    yunita:
    saya bukan ahli hrd/psikologi, tapi mungkin yang pembimbing maksudkan adalah pemakaian hasil tes/inventori psikologi/kepribadian, misalnya MBTI (Myers-Briggs Type Indicator, http://www.gladwell.com/pdf/personality.pdf), sebagai salah satu atau satu-satunya kriteria dalam pengambilan keputusan.
    saran saya, buat kesepakatan dengan pembimbing mengenai ruang lingkup skripsi.

  81. yunita Says:

    trima kasih atas sarannya pak…

  82. dOt's Says:

    mas lucky saya lagi nyusun TA Sistem pakar Diagnosa Kerusakan Komputer, minta kalo bisa saya minta tolong minta contoh flowchart dan DFD nya…
    terima kasih…

  83. hitta Says:

    mas klo expert choise tu seperti apa? aki tertark mengenai prog ini krn def dari tmnq…tp g lenggkap jd mohon info yg tepat. trimakasih sebelumnya

  84. david Says:

    mas lucky…met malem…
    saya lg nyusun TA tentang DSS…
    saya mau nanya tentang :
    1. apakah KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT BISA PAKEK AHP? klo bisa parameter apa saja yang di kasih bobot….
    2. klo masalah dss tentang kelayakan pemberian kredit, pakek metode apa mas…yang cocok…..
    trims…

  85. Lucky E. Santoso Says:

    dOt’s: gak salah tuh nanyain flowchart dan DFD? ato barangkali mau coba baca dulu pengantar ke sistem pakar, mis. http://en.wikipedia.org/wiki/Expert_system

    hitta: sori, saya belum pernah pakai produk ini. tapi bukannya tutorial Expert Choice ini bisa didapat lewat Internet? mis. http://cashflow88.com/decisiones/saaty2.pdf (tentang AHP)

    david:
    1. saya bukan ahli analisis kredit, tapi dugaan saya sih bisa, misalnya jika pembobotan kriteria2 pemberian kredit atau penentuan skor para calon kreditor didasarkan secara subjektif pada pengalaman atau keyakinan pakar (mis. analis kredit). kriterianya apa saja tentunya bisa dikonsultasikan ke domain expert (mis. analis kredit).
    2. salah satu alternatif adalah neural nets berdasarkan data empiris, seperti dilaporkan di http://www.scorto.ru/downloads/Credit%20scoring%20system%20for%20small%20business%20loans.pdf . tapi mungkin ini terlalu ambisius.

  86. VERO Says:

    pagi pak…saya mahasiswa yang sdg skripsi, kebetulan topik saya juga sama sama yang bapak tulis,saya mau tanya aspek-aspek apa yang digunakan dalam menaikkam jabatan karyawan (kalau bisa yang tanpa test ) karena kmrn materi yang saya dpt ada 3 aspek (intekegensi, sikap krja, dan perilaku) dan ke 3nya menggunakan tes (sedang di tmpt penelitian saya tdk pakai tes tp pengamatan dan wawancara saja) apa bpk pnya referensi mengenai itu? untuk proses analisisnya saya menggunakan profile matching dan perhitungan GAP. saya butuh bantuannya bpk..trimakasih

  87. banjar Says:

    Salam kenal ..Mas…aq..mw tanya yang kemaren tentang SPK Pemilihan SMU Negeri berdasarkan Passing Grade…nah itu kan cuma berdasarkan 1 kriteria… jadi tolong Mas petunjuknya kira-kira metode yang tepat untuk TA saya itu apa ya Mas??? mohon petunjuk dan referensinya kalo bisa Mas… tulung… AHP jelas bukan kan Mass…
    Trimsss…oh ya Mas tolong ke email qu aja yaa…

  88. Lucky E. Santoso Says:

    VERO: seperti saya tulis di kesempatan sebelumnya, saya bukan ahli hrd/psikologi, jadi saya pikir pertanyaannya salah alamat.

    banjar: passing grade bisa jadi lebih tepat diperlakukan sebagai kendala (constraint) yang menyaring pilihan2 yang ada. jadi barangkali perlu dipikirkan bersama dengan domain expert, kriteria apa (saja) yang bisa dipakai. tentang AHP, tentu saja tetap terbuka peluang untuk memakai metode tersebut.

  89. david Says:

    mas bisa minta tolong, alamat situs program dan sources code menggunakan metode ahp…
    jurnal tentang metode ahp, saya harus mengunjungi situs apa, mas……
    trims….

  90. Lucky E. Santoso Says:

    sudah cek http://en.wikipedia.org/wiki/Analytic_Hierarchy_Process ?

  91. david Says:

    pak bagaimana memberi pembobotan kelayakan pemberian kredit nasabah dengan berpedoman pada 5c (character, capacity, capital, condition, and collateral)?
    saya bingung ngasih bobotnya, yang mana lebih prioritas yang satu dengan yang lain…mohon bimbingannya…..

  92. Lucky E. Santoso Says:

    david: kecuali u adalah pakar (mis. analis kredit), saya tidak sarankan u ngasih bobot2 tersebut.

  93. ahkam Says:

    pak.saya seorang mahasiswa sipil yang ingin mau ambil skripsi tentang model pengambilan keputusan untuk sebuah proyek agar bisa menghasilkan keuntungan yang besar dengan model program linear.kira2 bagaimana y pak untuk bahan2nya yg berbahasa indonesia.mohon bantuannya pak.thanks

  94. Lucky E. Santoso Says:

    Saya sedapat mungkin menghindari karya tulis berbahasa Indonesia, jadi bukan orang yang paling tepat untuk menjawab. Tapi apa sudah coba cari buku-buku teks bertopik “Riset Operasi” atau “Manajemen Kuantitatif”?

  95. selviana Says:

    pak saya mau tanya, sebenarnya multikriteria itu metode atau model keputusan ? kalau metode trus hubungan nya dengan AHP apa? apa AHP itu adalah metode yang diterapkan untuk menghasilkan keputusan multikriteria? kalau multikriteria merupakan metode, ada ga referensi nya yang menyertakan studi kasus nya tapi yg b.indo. oia kira2 multikriteria bisa ga yach di implementasikan untuk kasus diagnosa penyakit

  96. Lucky E. Santoso Says:

    AHP adalah suatu teknik untuk membantu pengambilan keputusan, termasuk pengambilan keputusan multikriteria (banyak kriteria).

  97. iin Says:

    halo,,salam kenal buat anda..??
    saya sedang mengerjakan skripsi tentang sistem pendukung keputusan judul TA saya adalah aplikasi sistem pendukung keputusan untuk kenaikan jabatan dan perencanaan karir pada PT. x..
    apakah pak Lucky dapat membantu saya dalam memberikan referensi tentang sistem pendukung keputusan yang mungkin berhubungan dengan judul TA saya??
    dan saya juga minta contoh-contoh program tentang sistem pendukung keputusan?
    terimakasih???

  98. DAVID Says:

    pak nanya lagi nich…..
    bapak punya situs yang berhubungan tentang aplikasi program AHP dengan delphi???
    makasih bimbingan dan arahannya……

  99. Lucky E. Santoso Says:

    sudah coba tanya hal ini ke forum-forum pengguna paket software tersebut? misalnya
    http://tech.groups.yahoo.com/group/Delphindo/ (berbahasa Indonesia)

  100. shiraz Says:

    pak saya sedang mengerjakan T.A saya yg berjudul perancangan SPK untuk kenaikan Jabatan pada PT.Telkom, yg ingin sy tanyakan apa kriteria-kriteria yg sebaiknya sy gunakan untuk SPK kenaikan jabatan tersebut?sebaiknya sy menggunakan SW apa?
    pd TA sy, untuk merancang SPK tsb sy menggunakan metode Profile matching, tetapi sy tdk terlalu mengerti apa itu Profile matching,bs dijelaskan pak?apakah sm dng metode AHP?sebaiknya sy menggunakan metode apa?
    pak sy minta link untuk melihat TA tentang SPK biar bs jd referensi sy.
    terima kasih atas perhatiannya

  101. Haryo Says:

    Pak, saya mencari artikel tentang DSS pada perusahaan di Indonesia. Apakah Bapak punya referensi perusahaan yang sudah menggunakan DSS pada manajemen mereka? Terima kasih

  102. Lucky E. Santoso Says:

    shiraz: bisa lihat tanggapan saya untuk yunita (April 24, 2008 at 11:46 pm) di atas.
    Haryo: sayang saya tidak punya. mungkin saja hal ini sudah pernah diteliti, tapi yang namanya tulisan jurnalistik/ilmiah di Indonesia tentu saja tidak mudah untuk dicari.

  103. nita Says:

    mksi pa untuk jawabanny.tapi maksud saya model apa yang bisa pas untuk monitoring.klo kriteria udah dapat tapi modelnya blm krn bingung bgt.banyak bgt modelnya sampe ga bisa milih.cOntoh modelnya adalah aturan PROMOTHEE,AHP (Analytic Hierarchy Process),.SAYA MAUPAKE AHP sama Promothee tp hanya buat karyawan aja bukan buat dosen.saya bingung mau pake apa lagi.klo kriteria penilaian ada kehadirannya apa harus buat database sendiri?mksi tuk jawabannya.

  104. Lucky E. Santoso Says:

    metode apa yang tepat untuk dipilih tentu saja tergantung pada modelnya (termasuk kriterianya) yang tentu saja sudah disepakati terlebih dahulu dengan domain expert, dalam hal ini barangkali dosen pembimbing. (siapa tahu disertasi ini membantu: http://wallaby.vu.edu.au/adt-VVUT/uploads/approved/adt-VVUT20080408.154912/public/03chapter2.pdf)
    tentunya jika ada kesulitan komunikasi dengan dosen pembimbing, satu alternatif yang bisa dipertimbangkan adalah ganti dosen pembimbing.
    tapi lepas dari masalah model, keuntungan jika memilih metode PROMETHEE atau metode-metode yang tidak terkenal lainnya adalah bahwa kemungkinan besar pembimbing dan penguji tidak tahu metode tersebut. you ngibul juga orang gak pada tau.

  105. rachma Says:

    pa saya sedang mengerjakan T.A saya yg berjudul SPK untuk pemilihan posisi pemain sepakbola, yang saya mau tanyakan ada contoh situs yang berhhubungan dng judul saya gk?
    trus sy bingung indikator kriterianya, sebenernya sy sudah dpt kriterianya dari klub persija tp dosen sy tanya tentang indikator kriterianya jd sy gk ngerti tolong dijelasin donk? trima kasih

  106. rachma Says:

    oh iya pa klo judul sy itu bisa pakai model AHP gk?

  107. Lucky E. Santoso Says:

    pemilihan posisi pemain maksudnya penentuan formasi tim untuk suatu pertandingan, penugasan pemain2 ke posisi2, atau bagaimana? lalu apa saja kriteria2 dari klub itu?
    anyway, decision making in sports adalah topik yang menarik (walaupun saya tidak menganggap sports sendiri sebagai suatu hal yang menarik), terutama karena ada anggapan bahwa asal pemain2 dan pelatih mahal pasti beres.

  108. rachma Says:

    maksudnya penentuan formasi timnya ada untuk posisi kiper, back, gelandang, striker.trus kriterianya mis: kontrol bola, speed, sliding, dll ada banyak. trus pa menurut bpk model yg digunakan bisa pakai AHP gk? trimakasih ya pa:)

  109. jauza Says:

    Ass,,, saya senang sekali dengan situs yang bapak kelola ini, kebetulan sekarang saya lg skripsi tapi masih bingung menentukan tema apa yang mau saya ambil. So, Saya mau ? nih, sekiranya saya mengambil tes calon kepala sekolah dengan DSS tentunya, apa bisa y Pak. Untuk tambahan, kebetulan sy bekerja di Pemerintahan yang mempunyai jasa untuk mengetes calon kepala sekolah yg ada di kabupaten/kota, dan dibiayai oleh daerah yg bersangkutan. Kami hnya penyedia jasa yg diminta utk melaksanakan tes tsb, untuk kemudian merekomendasi siapa yg berhak untuk mendapatkan jabatan tsb.
    Pak,,,,,,,,,,,, Please ya help me.. soalnya emang rada mendesak jg…. Thx b4

  110. Lucky E. Santoso Says:

    bisa

  111. Lucky E. Santoso Says:

    jadi maksudnya penugasan pemain2 ke posisi2 (striker, midfielder, dst.). bisa saja pakai AHP. untuk tiap posisi, AHP bisa membantu pengambil keputusan (katakanlah pelatih) menentukan bobot masing2 kriteria, lalu, untuk kriteria2 yang subjektif (katakanlah kontrol bola), AHP bisa membantu pelatih menentukan skor pemain2 untuk kriteria2 tersebut. dengan demikian, pemain2 mana saja yang tepat untuk tiap posisi dapat lebih mudah diputuskan. tentu saja untuk kriteria2 yang subjektif tersebut, indikator menjadi tidak ada relevansinya.

    tentu akan lebih bagus jika bisa diupayakan solusi optimal untuk keseluruhan posisi sekaligus, bukan per posisi seperti di atas. misalnya dengan memodelkan masalah sebagai masalah penugasan (assignment problem). tapi mungkin ini akan terlalu berat untuk sebuah TA.

  112. jauza Says:

    Trims ya Pak, sepertinya sy benar2 dpt pencerahan nih :-)…
    So, kira2 judul yg tepat apa ya Pak.. Supaya tidak salah maksudnya.

  113. Lucky E. Santoso Says:

    “Menuju Pemilihan Kepala Sekolah Bebas Gratifikasi”?
    judul terserah saja, dengan saran dari calon dosen pembimbing bila perlu. toh seiring dengan perkembangan skripsi nantinya, judul biasanya bisa berubah, sesuai kesepakatan dengan dosen pembimbing.

  114. jauza Says:

    Pak, sekalian saya mau tanya seputar proses bisnis, semisal kita mau ambil dalam lingkungan pemerintahan arahnya seperti apa ya pak ? Thx b4

  115. anggun Says:

    Pak, saat ini saya lagi ambil KP dengan tema SPK pada bagian marketing kampus saya. begini pak, setelah dibuatnya program VBnya koq tidak keliatan seperti SPK ya justru cenderung ke manajemen data. Masalahnya saya tidak menggunakan metode AHP yang biasa dipakai. Apakah ada metode-metode selain AHP yang dapat digunakan, maksud saya yang tidak menggunakan rumus2. Kalau ada boleh saya tau referensi buku yang harus saya baca pak? Thanks.

  116. Lucky E. Santoso Says:

    jauza: arahnya sesuai petunjuk mereka saja.

    anggun: SPK macam2 jenisnya. ada yang model-driven (di mana metode/tekniknya berfokus pada “menggunakan rumus2″), ada juga misalnya yang data-driven (sesuai namanya, metode/tekniknya berfokus pada manipulasi data internal/eksternal). untuk SPK yang data-driven, u bisa coba cari referensi dengan kata-kata kunci seperti “data warehousing,” “business intelligence,” dan “online analytical processing (OLAP).”

  117. anggun Says:

    thanks pak atas masukannya. memberi pencerahan :D tapi mengapa ketentuan yang diterapkan untuk tema KP sistem pendukung keputusan di kampus saya lebih cnderung bahkan mewajibkan menggunakan AHP dan Program Linier. Apakah karna jenis tsb yg lebih sering digunakan? padahal tidak harus menggunakan model-driven kan pak?

  118. Lucky E. Santoso Says:

    apa dasar ketentuan tersebut tentu saja saya tidak tahu, tapi saya tebak dasarnya bukan soal frekuensi penggunaan dalam praktek. biasanya lebih ke latar belakang individual para pendiri/pengelola/dosen2 senior program studi ybs. (ya suka-suka mereka gitu loh). anggap saja itu ciri khas masing2 kampus.

  119. david Says:

    pak saya menemukan banyak perhitungan ahp tapi yang perhitungan murni/manual yang saya harapkan implementasi perhitungan tersebut ke dalam bahasa pemrograman khususnya delphi……
    mohon bimbingannya……situs apa yang bisa membantu saya?trims 4 u….

  120. Lucky E. Santoso Says:

    sudah coba tanya ke forum2 delphi? (misalnya
    http://tech.groups.yahoo.com/group/Delphindo/)

  121. jauza Says:

    Minta saran lagi nih,, Saya udah konsultasi ke ketua jurusan ktnya tentang skripsi (penunjang keputusan tes calon kepsek), yg mo saya ambil nda masalah. Malahan teman saya bilang manfaatkan saja expert choice yg sdh jadi. So… pak saya minta saran ya tentang buku-buku apa yg bagus buat referensi saya.. Thx a lot

  122. adikun Says:

    Halo Pa Lucky…salam kenal
    Begini pa…saya sedang pusing dengan topik saya AHP dan GRA yang dikasi ama dosen. Sekarang kendala saya…susah cari perusahaan,tadinya mau pemilihan supplier…tp susah banget cari perusahaan. Ada ga cara lain, dimana bisa aplikasi AHP di bidang jasa??? atau pemilihan supplier gitu ada ga ya di bidang jasa??bener2 mentok,mpe ga kepikiran T.T Tolong banget ya Pa…kira2 bisa dimana aja pemilihan supplier di bidang jasa & ga pake kontak2 perusahan. Soalnya pengalaman waktu kerja praktek, sering ditolak…T.T
    terima kasih banyak Pa Lucky…=)

  123. ardy Says:

    salam kenal pak,,saya sekarang sedang menyusun TA tentang penunjang keputusan,,saya mengambilnya berbasis dengan web..saya telah search ke toko buku maupun di google tapi belum dapat yang pas bgt,,kira-kira metode yang bagus untuk dipakai apa yah pak,,??dan kalau ada contoh dasar aplikasinya yang berbasis web itu seperti apa pak,,??ini untuk pemilihan suatu handphone,,,terima kasih sebelumnya pak…..

  124. Dee'q Says:

    Pak saya mo ambil judul KP ttg DSS yang permasalahannya pengambilan
    keputusan dalam kredit di bank apakah org itu layak mendapatkan pinjaman atau
    tidak. Masalahnya saya ga pernah blajar sama skali ttg DSS, krn jurusannya beda.
    Kira2 metode DSS apa yg pas buat permasalahan saya??
    Ada tutorial dasar yg mudah dimengerti untuk blajar otodidak ttg DSS ga pak??
    Trima kasih sbelumnya Pak Lucky..

  125. Lucky E. Santoso Says:

    jauza: yang bagus tentunya adalah buku2 yang relevan. tapi sedapat mungkin hindari buku2 berbahasa indonesia.

    adikun: memangnya tidak bisa pakai perusahaan fiktif atau tidak pakai perusahaan sama sekali?

    ardy: dulu ada contoh aplikasi berbasis web untuk pemilihan handphone, tapi sayang sudah tidak bisa lagi diakses. berikut contoh aplikasi yang lain (menggunakan metode ahp): http://www.cci-icc.gc.ca/tools/ahp/index_e.asp

    Dee’q: saya lihat u belum punya permasalahan/model yang jelas. idealnya adalah tentukan dulu permasalahannya (mis. bagaimana credit scoring, jika ada, yang dipakai di bank tersebut), baru pilih metodenya. alternatif lain tentu saja adalah pilih dulu metodenya sesuka hati (mis. ahp yang banyak dibicarakan di halaman ini, silakan lihat-lihat, siapa tahu u rasa mudah dipelajari), baru kemudian dibuat-buatlah permasalahannya.

  126. Fany Aditama Says:

    Pak saya ingin menanyakan pada Saaty’s scale metode AHP terdapat nilai-nilai intermediate value (2,4,6,8), nilai tengah diantara dua nilai keputusan yang berdekatan.
    Misal nilai 3 direpresentasikan dengan sedikit lebih penting dari…
    Adakah penjelasan dengan nilai-nilai 2,4,6,8. adakah perbedaan diantaranya (misal antara 2 dan 4)?
    Mohon penjelasannya.
    terima kasih

  127. Lucky E. Santoso Says:

    skala tersebut berjenis ratio, jadi tentu saja ada perbedaan di antara mereka. misalnya, ada peneliti yang mengikutsertakan “intermediate values” tersebut dan menjelaskannya secara verbal sebagai berikut:

    Extremely preferred=9
    Very strongly to extremely preferred=8
    Very strongly preferred=7
    Strongly to very strongly preferred=6
    Strongly preferred=5
    Moderately to strongly preferred=4
    Moderately preferred=3
    Egually to moderately preferred=2
    Equally preferred=1

    tapi menurut saya penggunaan “intermediate values” plus penjelasan verbal seperti itu tidak banyak manfaatnya. mungkin karena saya bukan orang yang bisa dengan mudah membedakan antara misalnya “Strongly to very strongly preferred” dan “Strongly preferred.”

  128. angga Says:

    pak kalo untuk pemilihan supplier bisa gak memakai AHP, terus misal di perusaahaanmempunyai aplikasi pembelian…apakah Metode AHP ini berdiri sendiri ato digabung dengan aplikasi pembelian ini

  129. Lucky E. Santoso Says:

    dimungkinkan pakai ahp, sesuai kebutuhan. dimungkinkan berdiri sendiri. (kalau ada track record supplier yang disimpan di database pembelian, ini dimungkinkan untuk dimanfaatkan, sesuai kebutuhan)

  130. DAVID Says:

    pak..pernah denger the satisficing models, klo g salah tu juga bisa digunakan untuk pengambilan keputusan bagi seorang menejer, klo AHP digabungkan dengan models laen bisa g pakkk, kombinasi maksudnya???pak klo metode AHP nya hanya digunakan dalam memberikan bobot dari kriteria dengan cara perhitungan manual dan analisis nya baru menggunakan program bisa kan pak???jadi nanti dalam program hanya memerintahkan pengguna untuk memasukkan bobot dari setiap kriteria (hasil perhitungan manual/matematis) dan kemudian dihitung dan di analisa lewat program…gitu pak….
    saya blom nemukan script dengan delphi menggunakan metode AHP pak…mohon bantuannya…makasih mr. delphiers

  131. Lucky E. Santoso Says:

    satisficing adalah alternatif yang seharusnya lebih efisien daripada optimizing.
    bisa saja AHP-nya hanya digunakan dalam memberikan bobot dari kriteria2 dengan cara perhitungan manual, dan scoring-nya pake cara lain.
    ikut berduka soal kode delphi-nya. sayang saya tidak bisa membantu.

  132. jauza Says:

    Pak.. saya pengen tau judul buku sama pengarangnya tentang ahp dan dss nya untuk referensi saya membuat skripsi. Thanx a lot ya pak,,,

  133. Lucky E. Santoso Says:

    Coba cari buku-buku teks di perpustakaan (atau sumber lainnya) yang memiliki kata-kata kunci “Operations Research”, “Management Science”, atau “Quantitative Management”. Cek daftar isi atau indeksnya. Bisa jadi ada bab yang membahas AHP. Misalnya:
    http://wps.prenhall.com/bp_render_qam_9/39/10031/2568048.cw/index.html

  134. Johny Says:

    Pak Lucky E. Santoso saya mahasiswa semester akhir mau ambil DSS dg metode Promethee tp kesulitan dlm menentukan tipe preferensi utk kriteria2. yg saya mau tanya untuk kriteria spt : (jumlah kegiatan ekstrakurikuler, jarak lokasi sekolah dengan tempat tinggal user, jumlah guru tetap, besar SPP, besar DPP, rata-rata jumlah siswa yang per tahun, jumlah murid dalam 1 kelas, jumlah prestasi yang diraih oleh sekolah, dan jumlah pendaftar rata-rata tiap tahun) kira2 untuk tiap kriteria fungsi preferensi apa yang pas soalnya saya masih bingung menentukan tipe preferensinya. saya sangat mohon bantuan Bapak, terima kasih banyak atas jawabannya….JOHNY

  135. Lucky E. Santoso Says:

    Terkesan bahwa semua kriteria bersifat kuantitatif, jadi kenapa tidak menggunakan Type 5 (V-shape with indifference) saja untuk semuanya?

    Tentunya untuk memastikan hal ini perlu diskusi dengan domain expert: bisa saja nanti ternyata untuk kriteria2 tertentu akan lebih tepat jika dipakai variannya, apakah Type 1 (Usual), Type 2 (U-shape), atau Type 3 (V-shape).

    Barangkali bermanfaat:
    http://www.visualdecision.com/Pdf/How%20to%20use%20PROMETHEE.pdf

  136. Johny Says:

    terima kasih banyak Pak Lucky atas jawabannya.. Beruntung saya bisa mendapati blog Bapak sehingga kebingungan saya bisa berkurang. sekali lagi terima kasih.

  137. Shiraz Says:

    Pak Lucky, saya sedang mengerjakan T.A tentng SPK kenaikan jabatan…saya bingung mencari referensi untuk metode profile matching…..adakah situs atau buku tentang metode ini….saya mohon bantuan bapak.terima kasih.

  138. Lucky E. Santoso Says:

    Mohon cek tanggapan saya tertanggal May 25, 2008 at 11:13 am. Terima kasih.

  139. Johny Says:

    pak kasus pemilihan sekolah dg M. Promethee di tolak oleh dosen saya dg alasan bahwa kasus tersebut sangat mengikat user, misalnya jika user tersebut punya nilai kelulusan dibawah 4 maka bagaimanapun tidak ada sekolah yg cocok kecuali sekolah yg kurang kualitas. padahal alternatif saya adalah SMU swasta dengan kualitas bagus di Jogjakarta.
    saya mohon bantuan bapak kira-kira ada usulan kasus apa yang cocok bt M. Promethee. saya bingung sekarang mau bagaimana lagi. harapan saya bapak mau memberikan kasus yang riil. kalau bisa parameter yang dipakai untuk kasus tersebut. Terima kasih, bantuan bapak sangat berharga buat saya.

  140. Lucky E. Santoso Says:

    ini buat tugas akhir ya? bagaimana dengan kasus real berikut ini: DSS pemilihan dosen pembimbing tugas akhir. usernya bisa administrator perguruan tinggi (mis. ketua jurusan) atau mahasiswa. kriteria-kriterianya bisa bidang keahlian, availability, gaya kerja, ekspektasi ybs. terhadap kualitas tugas akhir, dll. (lebih pastinya tanya domain experts).

  141. ana Says:

    P’Lucky saya sedang TA mengambil tema pemilihan subcont dengan metode AHP, namun saya masih bingung yang menjadi parameter apa saja, selain kriteria yang diharapkan perusahaan…apa bp memberikan contoh…kalo bisa software AHP…karena sulit juga mencari”y…
    Apa mungkin bisa juga dengan Expert choice…
    Trimakasih…..

  142. johny Says:

    Benar Pak ini buat tugas akhir. terima kasih pak, saya coba konsultasi dengan dosen saya lagi.

  143. Johny Says:

    Pak kasus ttg pemilihan dosen pembimbing TA sudah pernah dipakai jd dicari kasus yg lain kata dosenku (maaf pak kampusku rada aneh buat aturan sesukanya tanpa liat kesulitan mahasiswa). Saya ada kasus pemilihan supplier toko asessoris HP punya tmanku, supplier ada 5-10 di daerah bandung dan jakarta, tokonya ada di daerah Jogjakarta dan sekitar Jawa Tengah ( di magelang ada 2, Jogjakarta ada 3, klaten ada 1 dan purwokerto ada 1 toko ).
    menurut Bapak parameter untuk M. Promethee yg di pakai apa? kalau bisa dengan preferensinya. juga M. Promethee sudah dipakai, jd kata dosenku harus ditambah metode lain/ perhitungan lain yang mendukung kasusnya karena kami tidak boleh menggunakan metode yang sama 2x.
    (Maaf Pak ….saya banyak minta)

  144. Lucky E. Santoso Says:

    hah? DSS pemilihan dosen pembimbing tugas akhir sudah pernah dipakai? hebat deh. padahal usulan saya itu setengah bercanda.
    maksud saya sebenarnya adalah kalau memang dirasa sulit bekerja sama dengan dosen pembimbing yang sekarang ini, patut dipertimbangkan untuk minta ganti dosen pembimbing. (tentunya pertimbangannya harus masak2, karena hal ini bisa mengganggu hubungan u berdua ke depan, yang tentunya bisa kurang menguntungkan jika ybs. nantinya menjadi penguji.)

  145. Lucky E. Santoso Says:

    ana, expert choice could be a good choice.

    saya bukan expert di bidang outsourcing, tapi mungkin ini bisa membantu:
    ftp://ftp.hp.com/pub/services/spotlight/info/info_week.pdf

  146. johny Says:

    mungkin dosenku merasa tersinggung kali dengan pemilihan dosen pembimbing. Bagaimana dengan pemilihan supplier toko asessoris HP, mungkin ada usulan dari Bapak untuk parameter/kriteria yang dipakai dengan daerah supplier di bandung dan jakarta, lokasi toko berada di Jogjakarta?
    terima kasih banyak atas bantuannya…. jangan bosan ya Pak sama saya

  147. Lucky E. Santoso Says:

    orang yang tepat untuk ditanya tentang hal ini tentu saja adalah domain expert (teman u itu).

  148. ana Says:

    trimakasih atas saran’y…..
    kalo untuk software AHP apakah bp dapat memberikan..
    ato setidaknya dimana dapat mendaptkan’y..
    karena saya sudah mencari tapi blum mendapatkan….
    saya asngat trimakasih pabila bp dpt memberikan’y

  149. e-Q Says:

    permisi bos. bs minta bahan pengenalan dss ndak? minta contoh nya yg sederhana banget dunk. beserta komponennya. masih rada2 bingung. klo sopir taksi dssnya apa ya?bs gak penentuan rute jalan menuju suatu lokasi? komponennya kira2 apa ya? makasih banyak ya bos. mohon bantuannya ^^

  150. link Says:

    pak…boleh saya bertanya tentang DSS.? programnya menurut bapak yang paling sederhana dah mudah itu seperti program apa?
    pendeteksian penyakit demam berdarah, pemilihan idola, atau pengangkatan karyawan???
    boleh tau contoh lainnya yang lebih mudah dan lebih sederhana?
    terima kasih pak..

  151. tami Says:

    Hallo pak..salam kenal :)

    Saya mahasiswa tingkat akhir dan saat ini sedang mengambil skripsi.Skripsi yg mau saya ambil tentang SPK krn saya tertarik dengan tema itu.
    Saya mau minta bantuan kira2 bapak punya judul atau ide untuk skripsi saya tidak?
    Judul yg bapak saran kan di atas tentang DSS pemilihan dosen pembimbing tugas akhir itu kira2 menggunakan metode apa ya pak?
    Mohon bantuan nya..Terima kasih..

  152. Alex Says:

    Pak Lucky, saya sedang bingung apa yang membedakan CBR (Case Based Reasoning) dangan DSS ya? Boleh Jelaskan secara detail tentang perbedaan keduanya ? Thank You

  153. elvi Says:

    pak,saya butuh bantuan untuk membuat skripsi dengan judul: Sistem Pendukung Keputusan untuk memilih karyawan berprestasi dengan metode AHP. tolong bantuannya pak. kirim ke email saya elvi_sri@yahoo.com. thanks…

  154. afiat Says:

    Terimakasih ats masukan yg terdahulu..
    Skrg sy mau tanya metode Logika Fuzzy yg paling tepat utk SPK penentuan keluarga miskin, disini ada beberapa kriteria :
    1. PENDAPATAN DAN ASSET
    2. PANGAN
    3. SANDANG
    4. PAPAN
    5. KESEHATAN
    6. PENDIDIKAN
    7. SOSIAL
    Terimakasih

  155. ALES Says:

    pak saya mau bertanya ney saya membuat TA mengenai dss tapi berbasis web untuk sebuah pabrik kira2 bapak punya contohnya ga soalnya saya rada bingung dalam pembuatan programnya

  156. Vita Says:

    saya kagum dengan kemuliaan bapak yang membantu kami para mahassiswa. sya ingin menanyakan tentang dss..saya akan mengambil KP tetapi msh bingung untuk mengambil judul spesifiknya.kira-kira jika saya ingin bergerak dibidang peralatan kesehatan yang berada di sebuah rumah sakit.seperti apa kriteria yang dibutuhkan untuk menunjang DSS ini..
    terima kasih atas bantuannya..

  157. Lucky E. Santoso Says:

    ana: sudah cek software online berikut?
    http://www.123ahp.com/default.aspx?lang=en
    http://www.ahpproject.com/
    http://www.decisionduck.com/content/

    e-Q: untuk pengenalan dss sudah cek http://www.dssresources.com/ ? penentuan rute jalan menuju suatu lokasi bisa saja.

    link, tami: bagaimana dengan pemilihan cowok berdasarkan sejumlah kriteria, misalnya penampilan, penghasilan, dan kenakalan?

    Alex: ada dss yang berbasis cbr, ada yang tidak. mudah2an cukup detail.

    elvi: maaf, saya tidak ada waktu untuk diskusi pribadi

    afiat: memangnya metode2 apa saja yang sudah masuk dalam pertimbangan?

    ALES: jawaban saya untuk ana di atas adalah contoh2 dss berbasis web untuk permasalahan yang generik, tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk pabrik saja. contoh masalah: pemilihan paket software erp yang tepat untuk pabrik tersebut.

    Vita: saya anjurkan untuk bertanya ke para ahli peralatan kesehatan (btw saya kagum atas keberanian kamu ambil risiko dengan bertanya pada orang yang bukan ahli di bidang tersebut)

  158. connie Says:

    ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ???

    asw…
    mohon maaf, saya mau sharing dikit ni… saya sekarang sedang nyusun skripsi. ada 3 hal yang bikin saya tertarik… :laughing3:
    1. tentang sistem pakar/knowledge management
    2. sistem informasi kinerja perusahaan
    3. decision support system…
    [U]case 1[/U]:
    kalo tentang sistem pakar/ knowledge management. bisa dikatakan saya nekat ngambil judul itu…. padahal saya masih awam bgt, dengan kata lain ga tau gimana cara bikin aplikasinya nantinya,,,, saya pernah membuat rancangan sistem informasi, tapi sederhana sekali, tanpa bikin memikirkan sintaks2 gitu hanya melalui wizard . banyak teman yang mengatakan kalo sistem pakar itu, bikin aplikasi.
    sistem pakar yang akan saya buat ada 2 pilihan, yakni sistem pakar identifikasi obat-obatan di rumah sakit dan sistem pakar keperawatan. kalo yang obat-obatan , rencananya hasil yang diharapkan adalah ketika user menginput nama obat, maka akan muncul deskripsi ttg obat, mulai dari indikasi, kontra indikasi, efek samping, aturan pakai, dan lainya hingga harga obat tersebut. sedangkan untuk keperawatan, nantinya user akan meninput nama penyakit atau keluhan-keluhan pasien, dan hasil yang diharapkan adalah tampilan nama penyakit, gejala, penanganan yang harus dilakukan, dll.
    tapi ada satu masalah…. secara saya anak teknik industri, banyak yang bertanya,kalo saya mengambil sistem pakar di atas, katanya dimana letak ke Teknik industri-annya?? kalo menurut saya letak teknik industrinya ya ketika menganalisis sistem dan merangcang. tapi ga tau kalo menurut org lain,,,

    [U]case 2 [/U]:
    kalo yang ini mungkin ttg sistem informasi kinerja perusahaan dgn metode BSC atau Malcome Baldridge national quality award,,,

    [U]case 3[/U] :
    nah, kalo yang ini kebetulan ada yang menawarkan,,,, yah ini semacam proyek dosen gitu,,,
    kasusnya adalah membuat suatu sistem pendukung keputusan untuk kegiatan manajerial. disini saya melanjutkan skripsi teman saya, dimana dia merancang strategi sebuah perusahaan (perusahaan baru) dari segi mesin, manusia, uang, sampai standar operasi. pokoknya dia membuat perencanaan dan pengelolaan perusahaan termasuk arsitektur strategi untuk sebuah persahaan baru yang memproduksi mesin atau alat-alat pertanian cakupannya nasional, yah.. bisa dibilang dia diibaratkan direktur n manajer perusahaan. nah, tugas saya membuat semua hal tersebut secara terkomputerisasi supaya kegiatan pengelolaan perusahaan lebih efektif dan efisien,,, ide yang awalnya muncul sih dengan menggunakan metode Decision support system… tapi ga tau de ada yang lebih bagus atw ga…

    nah pertanyaan saya,,, :angel:
    1. bagusnya saya milih judul yang mana ya.. (yang bagus tapi ga gitu rumit), karena keterbatasan saya disini adalah saya masih awam, baru belajar, dan kemungkinan utk bikin aplikasinya saya belajar secara otodidak,, selain itu, waktu saya cuma 5 bulan,…
    2. kalo utk case 1, bagusnya saya memilih obat ato keperawatan?
    3. kalo utk case 3, kira-kira bagusnya pakai metode apa ya.. apa DSS udah bagus? ato ada yang lbh bagus,,,?
    4. kira-kira saya bagusnya pakai bahasa pemograman apa? yang ga terlalu rumit ato bahkan bisa pakai wizard aja, tapi hasilnya bisa diandalkan,,,

    Dari hal tersebut, saya mohon bantuan dan sharing pengalaman ato informasi dari bapak, karena pastinya bapak punya pengalaman dan wawasan yg lebih luas. mohon maaf kalo saya terlalu banyak tanya, karena masih canggung+ragu+khawatir sama masalah ini… tp saya emang minat bgt ngangkat ttg sistem informasi,,,

    mohon bantuan dan arahannya,,,
    kalaulah bapak berkenan dan tidak merepotkan bapak, saya sangat mengharpkan reply ttg penjeasannya di email saya connie.agust86@yahoo.com

    sekian saja pertanyaan dari saya,,,
    terima kasih atas waktu dan informasi dari bapak..
    arigato gozaimasu…
    danke,,,
    xie xie,,,
    kamsia,,, kamsia,,, ::)
    thankz a lot,,,,

    semoga sukses slalu….

  159. Lucky E. Santoso Says:

    connie, bayangkan skenario ini:

    You pilih kasus proyek dosen, dan karena kasus ini adalah proyek dosen, maka si dosen lantas siang malam secara semangat kasih dukungan moral dan material buat u bekerja. Di bulan kedua u bilang ke temen sambil ketawa, “Tau gini ngapain ya dulu gw pusing mikirin pake metode apa, pake bahasa pemrograman apa, dll.” Jawab temen u, “Wah udah nggak belagak awam lagi nih ye.” Menjelang selesainya bulan kelima, si dosen bilang, “Walaupun pekerjaan kamu belum selesai, saya approve saja ya agar kamu bisa sidang. Jangan khawatir, sudah banyak mahasiswa skripsi angkatan berikutnya yang antri untuk meneruskan pekerjaan kamu.”

    Apakah skenario tersebut cukup masuk akal untuk bisa terjadi?

  160. vivin Says:

    ass pak
    saya mahasiswa infortika smster akhir,saya sedang binggung mencari metode SPK khusunya yang berhubungan dengan teknik industri yang ada hubungannya dengan estimasi biaya pembuatan sebuah proyek…

    kira-kira bapak bisa menyarankan metode apa yang bisa saya pelajari dengan judul di atas

    mohon bantuannya….
    terima kasih Wass.

  161. vivin Says:

    maaf pak saya lupa mencantumkan kalau masalah dalam estimasi terebut adalah penentuan jumlah material yang di butuhkan dengan menghasilkan perincian biaya yang seminimal mungkin

    dan dalam perhitunganya (material) hanya ada 1-2 kriteria yang menentukan???
    saya mohon bantuannya pak.

  162. Lucky E. Santoso Says:

    Pertanyaannya sebetulnya dapat lebih diperjelas, tapi dapatkah masalah itu dimodelkan sebagai sebuah program linear? (Linear programming biasa dibahas di buku-buku yang memiliki kata kunci “Operations Research” atau “Management Science.”

  163. afiat Says:

    Metode Mamdani, Tsukamoto, Sugeno,
    Dari ketiga metode itu yang menjadi pertimbangan saya.
    Tp mana yang paling tepat dan mudah…?he..
    Tmksh

  164. Lucky E. Santoso Says:

    Saya tidak berpengalaman dalam fuzzy inference systems, tapi setahu saya model Tsukamoto tidak sepopuler kedua model lainnya, sehingga kemungkinan tidak banyak tools yang support dia. Keunggulan model Sugeno dibandingkan dengan model Mamdani adalah terutama pada efisiensi komputasi, suatu keunggulan yang mungkin tidak terlalu relevan untuk kasus sederhana seperti yang u punya.

  165. steve Says:

    Halo,pak…salam kenal…saya mahasiswi tingkat akhir yang akan mengerjakan tugas akhir. Saya tertarik dengan SPK..dan judul yang saya ajukan adalah SPK untuk pemilihan menu makanan bagi penderita diabetes,kira-kira metode apa yang cocok untuk kasus ini??

  166. Lucky E. Santoso Says:

    salam kenal juga steve,

    kenapa saya sering terima pertanyaan kayak yang u tanyain ya? tentu saja karena saya bukan domain expert (ahli nutrisi), saya seharusnya tidak bisa menjawabnya.

    saran saya adalah tanya ke domain expert (atau baca literatur di bidang tsb., dll.), bagaimana keputusan di bidang tsb. biasanya/seharusnya diambil, lalu cari model yang bisa/biasa dipakai untuk mewakili permasalahan itu. Barulah fokus diberikan ke metode apa yang cocok.

  167. steve Says:

    beda SPK dengan sistem pakar,apa ya pak?
    thanks…^-^

  168. afiat Says:

    terimakasih banyak pak..

  169. andrya Says:

    Salam kenal pak, saya mahasiswi tingkat akhir jurusan komputer. Rencananya saya mau buat tugas akhir tentang “Pengambilan keputusan”. bagusnya kasus apa ya pa? yang bagus untuk dibuat dan kklo bisa referensinya mudah didapatkan.

    makasih ya pak, karna dah dengar keluhan saya….

  170. Lucky E. Santoso Says:

    steve: saya termasuk yang setuju bahwa sistem pakar adalah sekedar subset dari SPK

    andrya: ya apa dong kasus yang referensinya mudah u dapatkan (yang pakarnya bila perlu dapat u tanya2, yang buku dan artikel2nya ada di kampus u punya perpustakaan atau di koleksi si dosen pembimbing).
    saya usulkan kasus bagus ini: memilih cowok berdasarkan sejumlah kriteria. pakar2nya (mis. u punya temen2 cewek) bisa ditanya2 dengan mudah. referensi juga mudah didapatkan di Internet (salah satunya:
    http://www.columbia.edu/~ss957/articles/Gender%20Differences%20in%20Mate%20Selection.pdf ).
    makasih juga udah dengerin saran saya.

  171. dara Says:

    tlong kasi masukan judul skripsi dg topik sistem pendukung keputusan.thanks

  172. aryk Says:

    salam kenal pak!!
    saya masiswi jur sistem komputer krang lg nyusun skripsi.
    saya minta tolong bapak kasi tau referensi judul skripsi dg tema sistem pendukung keputusan!!
    mudah-mudahan bapak bisa membantu!!
    thankzzz…

  173. bEbEK Says:

    pak,,salam kenal sebelumnya
    saya mahasiswi semester 7, saat ini saya sedang mengerjakan skripsi saya dengan judul kelayakan kredit kendaraan bermotor. saya menggunakan AHP dalam hal ini.saya tolong bantuan dari bapak, dosen pembimbing saya meminta saya membandingkan AHP dengan metode lain untuk perbandingan tersebut. masalahnya saya bingung sebaiknya metode apa yang akan saya bandingkan dengan AHP, dengan judul seperti diatas??dan yang saya mau tanyakan lagi, setelah saya mencoba membuat AHP dari judul saya ini, ternyata terlihat tidak dinamis hasil nya,dan cenderung tidak asik??dan yang terakhir adalah,,bpk mengatakan “data driven” pada tulisan diatas, adakah nama dari metode data driven ini pak,, seperti model driven metode nya AHP??

    thk’s pak…
    mohon bantuannya,,urgent banget.

  174. Lucky E. Santoso Says:

    dara, aryk: lihat komentar saya kepada andrya November 19, 2008.

    bEbEK: salah satu metode lain adalah PROMETHEE.

  175. joe'hak Says:

    Yth Bpk Lucky
    saya sangat gembira bisa menemukan website bapak ini. saya salah satu yang mau belajar DSS, kalau saya boleh tanya pak?
    apa pertimbangan kita dalam menentukan metode dan model dalam DSS
    trim’s

    Joe

  176. Lucky E. Santoso Says:

    Satu pertimbangan utama adalah kebutuhan client.

  177. at Says:

    Yth Bpk Lucky

    saya mahasiswa semester akhir yang ingin mengajukan judul skripsi mengenai perangkingan. Yang ingin saya tanyakan :
    1. apakah konsep metode seperti promethee atau electre dapat digunakan sebagai metode perangkingan dengan banyak kriteria dan untuk alternatif yang terus bertambah. seperti kasus saya alternatifnya bisa mencapai ratusan dengan kriteria ada 6 kriteria pak.
    2. pak, gimana dengan konsep MODM pak. kasus yan seperti itu tergolong MODM atau MADM. Kira-kira metode apa yang cocok untuk kasus yang seperti itu pak.

    terima kasih pak,
    mohon bantuannya

  178. Anggun Says:

    Selamat Sore Pak Lucky,

    Saya mahasiswi sistim informasi sebuah PTS di Palembang dan bekerja juga sebagai MarComm di PTS tsb. Saat ini saya sedang menyusun skripsi berbasis riset dengan judul “Model SPK untuk menentukan bentuk kegiatan promosi pada SMA – SMA di Palembang – Studi kasus 5 SMA di Palembang”

    Dengan tujuan untuk mendapatkan suatu kesimpulan mengenai metode promosi yang tepat, sesuai dengan karakter sekolah agar model promosi dapat tepat sasaran.

    Saya juga sudah menyebarkan angket dan melakukan wawancara dengan siswa/i 5 SMA tersebut.
    Tapi sejauh ini saya merasa kesulitan dalam mencari jurnal-jurnal/buku yang berkaitan dengan judul skripsi saya tsb pak ?
    Apakah bapak ada referensi mengenai jurnal/buku atau website yang dapat saya baca ?

    Regards,

    Anggun.

  179. Yulz Says:

    Yth Bpk Lucky
    saya mahasiswa teknik industri yang lagi skripsi.. topik tugas akhir saya ttg perancangan sistem pengambil keputusan pemilihan supplier berbasis komputer..
    pada awalnya saya menggunakan metode ANP yang dihubungkan dengan DSS, tapi ternyata metode tersebut sudah terdapat software nya sehingga saya diajukan alternatif untuk mengubah metode.. saya ingin tanyakan metode apa yang tepat.. dan cara pengaplikasian DSS sebagai suatu sistem informasi yang tepat disini seperti apa, karena saya masih bingung..
    saya mohon bantuan bapak..
    terima kasih..

  180. connie Says:

    pak lucky, saya mau nanya lagi nih.. saya akhirnya memutuskan memilih tugas akhir untuuk pembuatan sistem informasi atau semacam aplikasi gt untuk kegiatan manajerial suatu unit bisnis.. tp metode apa yang sebaiknya saya gunakan untuk permasalahan tersebut y, pak… apakah ada metode lain yang lebih bagus selain dss? trus kalo boleh nih pak.. ada gak ya contoh aplikasi yang mirip dengan permasalahan yang saya angkat ini.. kalo bs jg sih yang ada sourcecodenya.heheh.. sebenernya sesuai dengan jurusan saya.. untuk permasalahan sistem infrmasi, kami ga terlalu difokuskan tentang pembuatan aplikasinya.. cuma.. ada baiknya kan kalo bisa memahami dan merancang aplikasinya sendiri.. trims ya pak… atas info2nya… sukses selalu///

  181. Fitra Says:

    Yth bapak lucky

    saya bingung tentang penempatan metode PROMETHEE dalam judul tugas akhir yang berjudul Sistem Pendukung Penentuan Prioritas Supplier Terbaik.
    Yang saya tanyakan bisakah metode PROMETHEE di aplikasikan sebagai DSS untuk pemilihan supplier.???

    Sementara ini kriteria-kriteria yang saya pakai Cost,Delivery,Quality.

    Terima kasih

  182. dwee Says:

    Pak Lucky yang baek hati..Saya rencananya mo menggarap Tugas Akhir penentuan jurusan SMA tapi masih bingung mo pake metode apa.Baeknya pake metode apa ya pak selain AHP?karena kbijakan kampus AHP,SMART sudah tidak boleh dipergunakan lagi.mohon ditanggapi ya pak!!Terima kasih…

  183. Lucky E. Santoso Says:

    at:
    1. metode2 tersebut lebih tepat untuk kasus2 di mana alternatif2 sudah ditetapkan terlebih dahulu dengan jumlah yang terbatas. dan tentu saja penggunaan metode2 tersebut beralasan jika memang terdapat kriteria(-kriteria) yang subjektif.
    2. MADM, dengan metode weighted sum (SAW), SMART, WPM, AHP, PROMETHEE, ELECTRE dan sebangsanya.

    Anggun: hmm. referensi seperti itu biasanya copyrighted sih. tapi sudah coba misalnya http://books.google.com ?

    Yulz: hari gini seharusnya akan sangat sulit untuk mencari suatu metode yang belum terdapat software-nya.

    connie: selain dss, dalam dunia akademis ada golongan2 lain yang relevan, misalnya expert systems dan executive information systems.

    Fitra: cukup beralasan, jika ada kriteria(-kriteria) yang subjektif.

    dwee: saran saya adalah tanya ke domain expert (atau baca literatur di bidang tsb., dll.), bagaimana keputusan di bidang tsb. biasanya/seharusnya diambil, lalu cari model yang bisa/biasa dipakai untuk mewakili permasalahan itu. barulah fokus diberikan ke metode apa yang cocok.

  184. bayu Says:

    wah saya sangat senang sekali menemukan web bapak ini. sebelumnya saya Bayu Nugroho. kebetulan saya sedang tertarik untuk mencoba memahami tentang DSS. saat ini saya sedang mengambil tugas akhir mengenai DSS, salah satu tahapannya yang saat ini jadi halangan yaitu membuat sistem pendukung keputusan pola subkontrak. disini saya akan Merancang sebuah sistem yang mampu memberikan rekomendasi sebuah produk lebih ekonomis atau tidak antara subkontrak dan produksi sendiri. dalam kasus ini saya menggunakan pendekatan fuzzy, tapi saya masih bingung, apakah ada pendekatan lain yang lebih bagus tapi tidak terlalu rumit, pak? apakah kita harus menggunakan model matematis? Disini saya Merancang basis data, basis model dan integrasinya. saya juga menggunakan Matlab. kalau boleh, pak.. kira-kira apakah ada contoh penelitian yang sama atau mirip dengan bahasan saya ini, pak? soalnya tahapan TA saya selanjutnya tergantung pada bahasan ini. saya sudah mencoba-coba tapi sudah dua minggu ini, langkah saya terhenti karena tahapan ini.. saya mohon bantuan bapak. terima kasih banyak,ya pak..

  185. Lucky E. Santoso Says:

    bagusnya sih cari begituan di jurnal2 ilmiah (biasanya copyrighted, mungkin perpustakaan kampus punya akses).

    ini beberapa artikel yang tersedia di Internet:
    http://www.superdecisions.com/~saaty/ISAHP2005/Papers/Hwang_Web-BasedModelForMakeOrBuyDecisions.pdf
    SupplierSelectionAndPlanningModel
    http://www.uleth.ca/dspace/bitstream/10133/574/1/yang,%20andre.pdf
    http://www.knu.edu.tw/academe/englishweb/1-6.pdf

  186. Tory Pradana Says:

    Yth. Bapak Lucky

    Berikut ini kutipan dari buku SPK pengarang Kadarsih-Ramdhani:
    “Tujuan pembuat keputusan adalah menetapkan fungsi preferensi Pi dan πi (n disini maksudnya simbol phi) untuk semua kriteria (i=1,…,k) dari masalah optimasi kriteria majemuk. Bobot (weight) πi (n disini maksudnya simbol phi) merupakan ukuran relatif dari kepentingan kriteria ; jika semua kriteria memiliki nilai kepentingan yang sama dalam pengambilan keputusan maka semua nilai bobot adalah sama.
    Indeks preferensi multi kriteria (ditentukan berdasarkan rata-rata bobot dan fungsi preferensi Pi.
    <>
    P(a,b) merupakan intensitas preferensi pembuat keputusan yang menyatakan bahwa alternatif a lebih baik dari alternatif b dengan pertimbangan secara simultan dari seluruh kriteria. Hal ini dapat disajikan dengan nilai antara 0 dan 1, dengan ketentuan sebagai berikut:
    - P(a,b) ≈ 0, menunjukkan preferensi yang lemah untuk alternatif a lebih dari alternatif b berdasarkan semua kriteria.
    - P(a,b) ≈ 1, menunjukkan preferensi yang kuat untuk alternatif a lebih dari alternatif b berdasarkan semua kriteria.
    Indeks preferensi ditentukan berdasarkan nilai hubungan outranking pada sejumlah kriteria dari masing-masing alternatif. Hubungan ini dapat disajikan sebagai grafik nilai outranking, node-nodenya merupakan alternatif berdasarkan penilaian kriteria tertentu. Diantara dua node (alternatif), a dan b, merupakan garis lengkung yang mempunyai nilai P(b,a) dan P(a,b).”

    Selengkapnya akan saya kirim via email..

    Pak, yang mau saya tanyakan:
    1. Dalam perhitungan SPK menggunakan metode Promethee apakah weight (bobot) ditentukan sendiri ataukah melalui perhitungan matematis terlebih dahulu?
    2. Seandainya weigt(bobot) sudah ditentukan, selanjutnya untuk menghitung indek preferensi multikriteria, bagaimana Pak?
    3. Pak, saya bisa minta contoh perhitungan SPK dengan metode Promethee yg menyertakan nilai weight(bobot)?

  187. Lucky E. Santoso Says:

    sebelumnya, demi memperoleh pemahaman secara benar dan mudah, saya tidak sarankan u pakai buku2 berbahasa Indonesia.

    1. ditentukan sendiri (entah melalui perhitungan matematis terlebih dahulu, pertimbangan subjektif berdasarkan pengalaman, atau cara lain).
    2. kenapa tidak pakai software saja? mis. http://www.visualdecision.com/Pdf/How%20to%20use%20PROMETHEE.pdf
    3. sudah cek mis. ini? http://conferences.telecom-bretagne.eu/asmda2005/IMG/pdf/proceedings/1173.pdf

  188. setia Says:

    Hi… P’Lucky…
    Seneng deh bisa berkunjung…..
    Gini Pak, sekarang saya lagi ambil skripsi tentang AHP dengan memakai Expert Chioce, tapi susah sekali mencari literaturnya… Mungkin bapak bisa membantu.
    Thx b4…

  189. saputra Says:

    pak makasih semuanya atas saran, petunjuk, wawasan, n pengetahuan yang bapk curahan sama saya….
    tiada yang dapat saya syukuri tanpa dengan kata trima kasih…..
    saya sudah lulus….
    semoga ilmu yang saya dapat dipergunakan untuk kemaslahatan smua orang…amin…

  190. arif yulianto Says:

    maz mw tanya,saya bingung mengenai perhitungan promethee. Ada contoh perhitungannya tdk.?tlg bantu,butuh banget.. Trimakasih..

  191. Yatna Says:

    Pagi mas Lucky..,

    Tak terasa sudah hampir setahun yang lalu saya meminta pendapat dan pemikiran dari mas Lucky, walaupun kita sama sama tidak kenal, bahkan tidak bisa membayangkan wajah masing-masing.

    Setahun lalu (tepatnya April 24, 2008 at 7:14 am) saya mengirimkan Comment yang berisi seputar Skripsi saya. Pada waktu itu pikiran saya memang benar benar masih nol dalam hal Sistem Pendukung Keputusan, Apalagi mengenai AHPnya. Akhirnya diawali dengan saya bertanya ke mas Lucky.., dan respon mas Lucky saya jadikan sebagai pendahuluan bagi saya untuk mengenal lebih jauh tentang DSS khususnya menggunakan AHP.

    Tujuan saya mengirim comment ini tiada lain untuk mengucapkan banyak terima kasih, karena setahun lalu mau peduli terhadap pertanyaan saya. Saya tidak bisa memberikan hal lain yang mungkin lebih bernilai selain ucapan TERIMA KASIH ini. Alhamdulillah tgl 16 Desember 2008 lalu saya sudah berhasil menyelesaikan Skripsi saya dengan nilai Sangat Memuaskan. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kepedulian mas Lucky setahun yang lalu.

    Salam

    Yatna
    YM: priyatna1983
    ICQ: 075714769
    GT: rika.wiyatna

  192. Temmy Says:

    Salam. Saya mahasiswa Joint Program BA Malang, saat ini sedang menyelesaikan proyek akhir tentang sistem pendukung keputusan untuk menentukan siswa teladan dengan meggunakan metode AHP. Yang mau saya tanyakan, bagaimana prinsip atau cara kerja sistem apabila nilai inputan bersifat nilai riil (misal: untuk kriteria kedisiplinan, siswa A mendapat nilai 87, dsb.) Sedangkan banyak contoh tentang AHP dari sumber yang saya dapatkan melalui internet, nilai input bersifat kata sifat (baik, cukup, kurang, dll). Mohon pencerahannya. Terima kasih.

  193. ega Says:

    Met kenal Yth. Pak Lucky
    Sy mhsswi USU yg lg nyusun skripsi thn ini dr MIPA
    Saya mo minta tlg sm Bapak…bs kah sy mendapatkan bahan2 skripsi sy scr online dr Bapak?…Mgkn dlm skripsi ini saya fokus dengan Fuzzy Inference System untuk Analisa Pemberian Kredit Mikro Bank
    Sebelumnya sy ucapkan terima kasih banyak

  194. jimmy Says:

    yth. pk lucky yg memiliki kharisma dlm membantu…

    pak q mau mnta tlng dikasih tau alamat ato file pdf untuk contoh
    sebuah sistem spk yang sederhana….

    maklum lagi tugas di kampus pak…

    sebelumnya saya ucapkan terima kasih….

  195. Yansen Says:

    Pak saya mau bertanya soal metode PROMETHEE untuk bahan skripsi saya..
    Apakah Bapak ada link atau literatur yang menjelaskan cara perhitungan metode tersebut?
    Terima Kasih..

  196. asuy Says:

    Salam Kenal Pak Lucky
    sy asuy, mhs PTS di bdg yg mu ngajuin TA ttg SPK.
    mu nanya tentang Promethee..
    skrg sy lg mengajukan ttg promethee untuk pengambilan mata kuliah, tp dosennya bilang kasus nya rumit, soalnya ada faktor subyektif (ky keputusan dr dosen wali). yg mu sy tanyain, ada bbrp :
    1. apa bisa menggunakan metode Promethee ato ada metode lain untuk mengatasi msl faktor tsb?
    2. sy msh bingung untuk penggunaan 6 tipe kriteria, apa pak lucky bs bantu ngejelasinnya secara mudah??
    3. apa ada metode kualitas yang lain selain AHP, klo blh tau, metodenya apa aja y?

    sebelumnya makasih mu bc prtanyaan sy,, trus sy jg minta maaf klo kata2 nya g sopan…

  197. asuy Says:

    Salam Kenal Pa…

    Sebelumnya makasih karna adanya blog ini, sangat membantu sy yg br pemula…

    sy asuy dr PTS di Bdg, mu nanya ttg seputar Metode SPK. berhubung msh blm mengerti SPK, jd mhn bantuannya pa..

    1. saat ini sy berencana mengerjakan TA tentang pengambilan mata Kuliah dengan metode Promethee, tp dosen bilang kasus cukup rumit dan harus memikirkan faktor subyektif (mis : keputusan dr dosen wali) dan dampak ke semester depan bila mengambil MK tertentu. menurut Bapak apa bisa menggunakan Mtode Promethee untuk kasus ini?

    2. Jika tidak bs pake Metode Promethee, kira2 bisa pake metode apa y?

    3. sy msh bingung tentang penggunaan 6 tipe kriteria (ms: kriteria biasa, dll). tipe2 digunakan pada saat kasus apa saja ya?

    4. khan metode AHP merupakan metode berdasarkan kualitas, kira2 selain AHP ada metode apa lagi ya?

    makasih mau melihat pertanyaan sy..

  198. Nietha Says:

    Pak Lucky. Saya mahasiswi di Ilmu Komputer. sedang mengerjakan skripsi ttg DSS kenaikan jabatan dengan profile matching.

    Saya mohon bantuannya mengenai bahan ttg profile matching, tpi klu bisa berbahasa Indonesia ya pak.

    Saya m’bangun sistemnya pke Delphi pak.
    Ada ga pak contoh programnya yang bisa dijadikan referensi?

    Saya mohon bantuannya ya pak.

  199. sheva Says:

    mau nanya ni mas?saya lg TA mengenai spk dengan metode SAW,,pnya artikel tentang metode tersebut ga???lo boleh saya minta??intinya penjelasan ttg metode saw,,,makasih banyak

  200. chicha Says:

    pak lucky…tulungin saya dunk…
    saya sdng TA ne..mo bwt ttg penentuan guru teladan tingkat SD make metode AHP n Promethee II…ap cocok tuw pak???
    saya ingin tau scara lengkap ttg pnjelsan metode Promethee II ya pak..situs nya ap???
    makaci sblumnya…

  201. Rheiza Says:

    blh minta tolong kasih tau saya link yang menjelaskan tentang DSS dengan model Linier Programming??? :)

  202. Eko Noviyanto Says:

    Yth Bpk Lucky E. Santoso

    Saya Eko(mail4nopix@yahoo.co.Id), mahasiswa PTS d daerah Surabaya. Saat ini Saya sedang menyusun skripsi dengan topik mengenai SPK.
    Ijinkan Saya untuk bertanya kepada Bapak..
    Adapun pertanyaan tersebut adalah sbb:
    1. Perbedaan SPK dengan Sistem Pakar?

    2. Kpn dan mengapa kita menggunakan SPK?

    3. Dari kebanyakan literatur yang saya baca, SPK dapat membantu masalah/persoalan yang sifatnya tidak terstruktur maupun semi terstruktur.. maksud dari tidak struktur dan semi terstruktur itu bagaimana, pak? atau kapan masalah/persoalan tersebut dapat dkatakan tidak struktur dan semi terstruktur?

    4. Apakah SPK dapat berdiri sendiri tanpa adanya algoritma ataupun metode?

    5. Apakah SPK yang mengadopsi metode dari Sistem Pakar (misal: SPK Pembelian Rumah Berbasis Web Dengan Menggunakan Metode Backward dan Forward Chaining) itu masih dapat dikatakan/dkategorikan sebagai SPK?

    Demikian pertanyaan dari Saya. Mohon saran, nasehat dan pencerahannya Pak. Terima Kasih

  203. kiky Says:

    pak salam kenal.
    saya mendapat tugas untuk menemukan masalah yang dapat dipecahkan oleh pengembangan dan implementasi Sistem Dukungan Keputusan (DSS). Ini bisa menjadi internal atau eksternal atau kedua jenis masalah. kira-kira apa contohnya ya pak? saya masih awam tentang DSS. mohon bantuannya pak.
    Terima Kasih

  204. citra Says:

    pak saya ambil masalah pemilihan perusahaan ekspedisi yang memiliki harga termurah parameternya apa aja ya??
    apa aspeknya kalo dari harga bisa dikembangkan lagi kriteria2nya
    mohon bantuannya
    ya pak
    terima kasih

  205. Robin Says:

    Pak saya sedang mangerjakan Tugas Akhir mengenai ANP – DSS.
    Saya harus membuat program berbasis PHP untuk metode ini. Saya sudah mempelajarinya tapi masih bingung cara untuk mengubah weighted supermatriks menjadi limiting supermatriks. Apakah bapak bisa membantu ?? terima kasih

  206. hendri Says:

    salam kenal pak, TA saya tentang sistem agen. jadi “agen” menggantikan tugas manusia dalam memilih supplier sekaligus melakukan transaksi PO. aplikasi saya sudah jadi, tapi penentuan agen memilih supplier adalah dg cara skoring yg ditentukan oleh user. misal, tiap2 suplier dibandingkan antara harga suatu produk yg ingin dibeli, lama delivery, dan kesiapan stok.
    penentuan prioritas kriteri tsb tidak menggunakan pairwise comparison, tapi user tinggal milih aja mo mengutamakan harga atau lama delivery.
    kalo mengutamakan harga : harga yg termurah diberi nilai 5, murah kdua 4, dst. stok mencukupi 3point , delivery tercepat 2point, kedua 1point
    kalo mengutamakan delivery : delivery tercepat diberi nilai 5, cepat kdua 4, dst. stok mencukupi 3point , harga termurah 2point, murah kedua 1point

    jadi kl supplier itu sempurna dapat nilai total 10. supplier yg memiliki max point yg agen pilih .

    apakah cara seperti itu valid untuk mengambil keputusan pak???
    apakah valid juga menentukan prioritas kriteria(harga,delivery,kesiapanstok)hanya dari inputan user/maunya user tanpa metode pairwise comparisons???

  207. pen- pen Says:

    uhm permisi….

    saya orang baru disini….^^

    saya bisa mohon bantuaan untuk membuat sistem pendukung keputusan
    itu pake program apah y???<<<<pemula bener2 g tau
    saya kuliah di UKSW dan mendapatkan tugas membuat aplikasi spk

    itu seperti apa y????maw buat apapun saya tidak tau mohon bantuan info- info
    yang bisa membantu saya T.T waktunya pun juga sudah mepet….

    tolonggggg yachhhh…..thx…GBU

  208. iwan Says:

    pak,saya mw membuat TA DSS ttg pemilihan konsentrasi jurusan diperguruan tinggi. indikator yg mw dihitung dari nilai IP dan beberapa quesioner,,nah,metode yg pas pake apa ya pak?? klo fuzzy ahp bs gk??

  209. Oyi Says:

    Sebelumnya saya ingn mengucapkan terima kasih atas page bapak ini… byk hal yg saya tahu dari page ini… jarang sekali orang mau menyediakan waktunya untk berdiskusi dan berbagi ilmu… Trima kasih, pak… semoga sukses selalu… Pak, saya Oyi.. saya sedang melaksanakan tugas akhir mengenai perancangan “sistem pakar make-or-buy Decision dengan pendekatan Fuzzy”. saya ingin bertanya kepada bapak dan kepada siapa saja yang membaca comment saya ini dan bersedia membantu.. apakah ada bahan yang mirip dengan permasalahan sistem pakar make-or-buy Decision dengan pendekatan Fuzzy, pak? kalo ada, dimana saya bisa mendapatkannya, pak… dan yang paling saya bingung adalah apa beda sistem pakar dengan sistem pendukung keputusan? mana yang lebih luas kajiannya? apakah sistem pakar bagian dari DSS ataukah sebaliknya? apa syarat suatu perancangan sistem bisa dikatakan sistem pakar atau sistem pendukung keputusan? apa yang harus ada hal yang paling penting yg harus ada dalam sistem yang kita rancang sehingga bisa dikatakan itu adalah benar sistem pakar atau sistem pendukung keputusan? apakah ada bahan yg bagus tntang hal tersebut, pak? apakah judul saya sebaiknya perancangan Sistem Pakar atau Sistem pendukung keputusan?? tugas akhir saya hanya untuk menghasilkan output apakah perusahaan sebaiknya memproduksi sendiri atau membeli ke mitra usaha untuk memenuhi permintaan dengan memperhatikan faktor permintaan, kapasitas, leadtime dan biaya produksi.

    mungkin itu dulu yang ingin saya tanyakan, pak… mohon maaf terlalu banyak bertanya dan merepotkan bapak, karena saya bingung dengan siapa harus berdiskusi.. terima kasih banyak, pak… untuk semua informasi yang bapak berikan dan waktu yang telah bapak luangkan… semoga sehat dan sukses selalu… karena banyak yang akan membutuhkan orang baik spt bapak…

  210. Stephanie Says:

    permisi pak,… salam kenal. saya mhsw di sebuah PTS di SMG. pak saya rencana mau buat TA tentang penentuan layanan pelanggan. apkah hal ini termasuk dalam DSS? kira -kira metode apa yang harus saya pakai? kemaren coba untuk belajar AHP tetapi bingung dengan penjelasan metodenya. Dosen Pembimbing bilang tidak harus pakai AHP, menggunakan model matematis yang kita tentukan sendiri juga bisa. itu maksudnya bagaimana ya pak??
    jika layanan pelanggan yang akan saya buat itu berdasarkan tingkat pemesanan pelanggan dan ketepatan pembayaran? metode apakah yang sesuai.
    terima kasih sebelumnya pak. :)

  211. Lucky E. Santoso Says:

    Hi, all. Thanks atas komentar-komentarnya. Mohon maaf, karena kesibukan, kemaren2 ini saya tidak bisa kasih tanggapan. Malahan nge-approve aja gak sempet (semua komentar harus tunggu approval dari saya karena spam filter yang saya pakai tentu saja tidak dapat diandalkan 100%).

    Saya yakin sekarang ini para pemberi komentar yang bersifat pertanyaan sudah mendapatkan jawaban yang diharapkan dari sumber-sumber lain (http://en.wikipedia.org/wiki/Decision_support_system adalah start yang mungkin cukup bagus). O ya, sebagian jenis pertanyaan sudah pernah ditanyakan berkali-kali dan dijawab berkali-kali juga di sini. Jadi silakan juga cek komentar-komentar sebelumnya.

  212. Oyi Nevyla Says:

    Sebelumnya saya ingn mengucapkan terima kasih atas page bapak ini… byk hal yg saya tahu dari page ini… jarang sekali orang mau menyediakan waktunya untk berdiskusi dan berbagi ilmu… Trima kasih, pak… semoga sukses selalu… Pak, saya Oyi.. saya sedang melaksanakan tugas akhir mengenai perancangan “sistem pakar make-or-buy Decision dengan pendekatan Fuzzy”. saya ingin bertanya kepada bapak dan kepada siapa saja yang membaca comment saya ini dan bersedia membantu..

    Teknik penyelesaian masalah pemilihan alternatif ada beberapa, diantaranya biner integer programming, zero-one goal programming yang masuk kategori optimisasi (hard modeling). AHP/ANP, ELECTRE, PROMETHEE (soft modeling) adalah tipe kualitatif. Algoritma genetika, neural network dan fuzzy (AI) adalah kecerdasan buatan yang bekerja mengikuti pola pikir manusia. Apa yang menjadi alasan sehingga fuzzy “dianggap lebih baik” diterapkan dibandingkan metoda lainnya? boleh tolong jelaskan pak mengenai perbedaan biner integer programming, zero-one goal programming yang masuk kategori optimisasi (hard modeling). AHP/ANP, ELECTRE, PROMETHEE (soft modeling) dan Fuzzy expert system??
    apakah ada bahan yang bisa mendukung?

    terima kasih banyak, pak… untuk semua informasi yang bapak berikan dan waktu yang telah bapak luangkan… semoga sehat dan sukses selalu… karena banyak yang akan membutuhkan orang baik spt bapak…

  213. christine Says:

    pak..mau tanya dunk..saya mau skripsi tentang penjadwalan tapi menggunakan metode ahp..bisa minta petunjuknya atau alamat ahp yang lengkap plus contoh2nya penerapannya ya pak terimakasih banyak….

  214. Lucky E. Santoso Says:

    Oyi:
    mungkin ini bisa bantu dalam memulai pencarian jawaban: http://www.fuzzysys.com/fdmtheor.pdf (hal. 2)
    barangkali ada yang mau menambahkan?

    christine:
    saya sih tidak jelas “penjadwalan” di sini maksudnya apa.
    tapi barangkali ada yang bisa bantu?

  215. christine Says:

    oia pak kalau studi kasus disekolah..di smk gitu kira2 metode ahp cocok digunakan untuk menyelesaikan kasus yang seperti apa???terima kasih banyak atas sarannya..

  216. Lucky E. Santoso Says:

    barangkali pemilihan jurusan berdasarkan minat dan kriteria2 subjektif lainnya.
    ada yg punya ide lain?

  217. nita Says:

    Malam pak lucky, mohon bantuannya.. bgni pak kbtln sy dpt jdl TA SPK berbasis web untuk pemilihan tanaman toga dengan menggunakan metode electre, yg mau sy tanyakan, parameter2 dari electre sendiri apa ya pak?? tolong sy dberikan contoh tentang parameter, krna saya msh bingung yang dmksd parameter itu bagaimana??
    Terimakasih sebelumnya..

  218. Lucky E. Santoso Says:

    maaf, saya belum pernah coba mempelajari metode2 ELECTRE ini. ada yg bisa bantu?

  219. pandji Says:

    pak saya sangat terbantu dengan blog bapak, saya menjadi lebih paham tentang DSS..saya mahasiswa semester 7 di bandung..sedang mengerjakan tugas akhir dengan topik DSS. rencananya saya akan menggunakan metode AHP, namun di kampus sudah ada sehingga saya harus menggabung dengan metode lain. nah saya rencananya akan menggabungkan metode AHP dengan PROMTHEE..bisa ga pa?

  220. Lucky E. Santoso Says:

    org lain sih bisa:
    http://portal.acm.org/citation.cfm?id=1243291&CFID=57303614&CFTOKEN=16609719 (abstrak saja)

  221. Budhi Sungkowo Says:

    pak … saya sering baca jurnal2 terutama yang membahas tentang SPK dengan metode AHP dan Profile Matching(PM) … yang ingin saya tanyakan …
    — apa yang mendasari sebuah SPK diambil dengan menggunakan AHP atau Profile matching ? — maksud saya mengapa dipilih AHP, bukannya PM ataupun sebaliknya, mengapa menggunakan PM, bukannya AHP … apakah perbedaan antara AHP dan PM ?

    demikian pak .. terima kasih atas pencerahannya ..

  222. novi Says:

    malam pak, saya baru membuat TA dengan metode promethee.bisakah bapak memberi contoh kasus dan perhitungan metode promethee??saya sangat kebingngan mencari perhitungannya..kalo bisa dalam bahasa indonesia aja pak. tolong krm ke email saya aja pak.di nop_phi3@yahoo.com
    makasi banyak.smga bapak bisa membantu saya

  223. achmad Says:

    ass pak, mohonj bantuannya ni.

    gimana caranya menentukan fungsi fitnes yang kriterianya saling bertentangan pada algoritma genetika (multiobjective GA). semua kriterianya kuantitatif pak. Apa harus menggunakan tambahan metode pembobotan untuk kriterianya dan metode apa yang sebaiknya saya gunakan untuk pembobotannya. bisa dikasi contoh proses pembobotannya pada AG , terima kasih.

  224. achmad Says:

    fungsi fitnessnya linier tanpa kendala pak.

  225. nova Says:

    pak saya lagi penyusunan TA dan mengangkat SPK menghitung penghasilan multi level marketing, kira2 TA saya itu sendiri masih bentuk SPK atau nggak, masalahnya penghitungan sudah pasti, tapi penentuan bonus kan berbeda2 pada setiap distributor, dan saya minta saran juga untuk metode yang digunakan. Saya memakai AHP. Apakah ini semua sudah benar, mohon bantuannya……

  226. khoirul Says:

    salam knal pak!!!!
    q skarang mau ambil TA tentang multicriteria DSS untuk penilaian siswa berprestasi, mau tanya metode apa yg sekiranya tidak terlalu rumit agar saya bisa menyelesaikannya dengan cpat. klo bisa tlg kirimi referensi2-nya.
    terima kasih.

  227. yudo Says:

    mas Lucky q sbenerny ad tgs spk ttg metode promethee, mas lucky bs bntu sy untuk di carikan syntaknya dlm bentuk program di delphi? sy mohon bantuannya….

  228. yoshie Says:

    pak, saya sedang proses menyelesaikan tesis mengenai AHP yang sama sekali sangat baru dengan barang ini .
    mungkin bpk bisa bantu dimana saya bisa mendapat buku ttg AHP karena di toko buku di medan (asal kota saya) tidak ada, sedangkan untuk daftar pustaka sangat direkomendasi diambil dari buku ketimbang sumber dari internet. oh ya di internet softwarenya apa saja ya pak, kira2 ada gak url gratisannya. tengs atas jawabannya

  229. anti Says:

    selamat malam pak,, saya mau bertanya, saya sama seperti kak dian,, saya tertarik dengan dss untuk pemilihan investasi yang tepat. saya mau meminta saran bapak kriteria apa yang tepat untuk pemilihan investasi dalam investasi yang berbentuk rill . saya sudah mencoba membuka jurnal yang bapak kasih untuk kak dian tapi gagal d buka. bisa minta petunjuk nya lagi pak .. terimah kasih ..

  230. doodoo Says:

    salam hormat dari saya.
    saya mahasiswa semester 7 yang akan membuat judul “DSS untuk menentukan jurusan kuliah untuk siswa SMA dengan algoritma AHP”. cerita nya: kebanyakan sekarang ini siswa setelah lulus SMA bingung mau kuliah dengan jurusan apa.
    nah pertanyaan saya:
    1. apa judul dengan algoritma tsb sudai sesuai?
    2. bisa minta referensi-referensi materi tentang AHP??
    3. lebih senang lagi jika saya minta sources code AHP dalam VB..

    terimakasi banyak, mohon maaf jika kata2 saya tidak berkenan dan terkesan tidak sopan.. ^^

  231. onyx Says:

    salam kenal pak,
    saya sedang mengerjakan TA ttg DSS untuk seleksi penerimaan mahasiswa dgn metode AHP. Tapi dosen pmbimbing saya mengatakan metode AHP tsb sudah biasa digunakan sehingga saya disarankan menggunakan meode lain yang terbaru.
    kira-kira bpk bisa memberikan referensi metode-metode DSS terbaru dan keunggulannya dibanding AHP ga pak?
    Thx sebelumnya pak

  232. windhy Says:

    saya sangat kagum dengan bpk….good idea pak…
    saya windhy kul d pts jogja.saya lg menyelesaikan TA saya pak.kalo boleh pak, bpk punya software expert choice tdk ya?mohon bantuan dr bpk….sebelumnya trima kasih…tlg kirim lewat email pak
    erick.kusumawati@gmail.com

  233. retno Says:

    pak, saya sedang mencoba memahami rapid analisis untu pengembangan perangkat lunak.
    untuk menentukan tools – tools rapid apa saja ya pak ?
    mohon penjelasannya.

    kalau boleh, dapatkan penjelasnnya saya terima via email?

    terima kasih

  234. fikri Says:

    pak, maaf saya minta tolong gimana si caranya untuk menilai kriteria tentang pribadi seseorang dari kepribadian, pengetahuan ( kecerdasan ) dan sosial. riferensi ini untuk skripsi saya! tolong y…

  235. icha Says:

    mas lucky saya lg nyusun skripsi ttg spk kenaikan jabatan dosen,,,sy bgg metode apa yg cck dlam pengambilan keputusannya buat pohon keputusannya mas,,,bs tlgin ks saran gak mas…mksiii

  236. Riky andi Syahputra Says:

    Mas Lucky saya mau tanya nie..
    Saya mahasiswa semester 8.Saya lagi mengajukan judul skripsi nie..
    judul skripsi saya \"Sistem pendukung keputusan Pembayaran SPP\". tapi saya bingung mau menggunakan metode apa.

    Menurut bapak metode apa yg cocok untuk judul saya ini??
    Mohon bantuannya ya..

  237. sanny Says:

    pak, salam kenal. saya mahasiswi jurusan sistem informasi di palembang. saya sedang dalam pembuatan skripsi pak. kebetulan materi yang saya ambil tema SISTEM PENDUKLUNG KEPUTUSAN dengan metode fuzzy. pak pertanyaan saya, apakah metode fuzzy bisa dipakai dalm pengambilan keputusan??? apa dasarnya pak?? karena untuk sidang proposal, kami ditanya itu pak. tolong jawaban nya. trims pak.

  238. Krisna Says:

    Pak…mohon ijin bergabung:) …Saya bkn orang dg latar belakang IT pak…Tp saya akan sgt senang bila sy sdikit menguasai tentang DSS ini…To the point ya Pak,Bapak pasti tau “Job Evaluation” ya… system penilaian suatu jabatan berdasarkan job desc-nya..Hasil akhirnya adalah utk mengetahui Job Size dan Job fam pada jabatan yg bersangkutan.maaf pak, karena saya nubie abiss,kira2 apa yg sy butuhkan utk membuat system ini ya Pak?..maksud saya mungkin system yang paling sederhana mungkin :) dengan interface dan database yg simple..Saya sangat menguasai Access dan sedikit VB…Adakah link untuk tutorial,syukur2 ada study kasus-nya sekalian yg sedikit mirip lah…mohon bantuannya Pak…trimakasih maturnuwun

  239. manda Says:

    Siang Pak…mohon bantuannya Pak…apakah bisa menggunakan metode ANP dalam menentukan supplier diperusahaan besar?apakah lebih optimal atau malah lebih lama dalam menentukan suatu keputusan?biasanya perusaan besar hanya menggunakan evaluasi harga penawaran terendah atau sec

  240. fajar caesar Says:

    hallo mas lucky…

    teman saya ada yang mengambil judul TA dengan tema DSS yang menggunakan AHP tersebut

    namun, implementasinya tidak tepat, seperti penilaian kriteria dosen yang berprestasi, pihak kampus tidak memberikan struktur2 yang ada.

    apakah perlu struktur2 databasenya(table)??

    jika memang tidak bisa AHP ini bisa diterapkan dimana lagi yah???

    nah, dosen saya menganjurkan bagaimana menggunakan AHP fuzzy..

    nah, kira2 itu DSS macam apa lagi yah…???

    terima kasih mas lucky

  241. agie Says:

    asslm…. salam kenal pk,,, kbtulan sya mengmbil jdul skripsi tntng sistem pendukung keputusan penentuan usaha kecil dn menengah da metode ahp,,,, saya meminta saran,,, parameter apa sja yg dibutuhkan agar tercipta suatu kputusan yg baik,,, saya mengharapkan masukan2 dari bpk,

    apakah harus selalu menggunakan matlab atau expert choice sebagai pendukungnya???

    terimakasih,,

  242. Lucky E. Santoso Says:

    Cukup banyak pengunjung memberikan komentar untuk artikel “Sistem Pendukung Keputusan untuk Masalah Optimisasi Multikriteria” ini. Terima kasih, tapi sayang sekali hampir semua komentar itu tidak relevan dengan isi artikel. Cape deh. Mengingat hal itu, dan mengingat saya tidak memiliki cukup waktu untuk memberikan tanggapan, terpaksa fasilitas komentar untuk artikel ini saya tutup (dan terpaksa sejumlah komentar terakhir tidak saya tanggapi). Untuk itu saya mohon maaf sebesar-besarnya.

    O ya, silakan cek komentar-komentar yang telah ada beserta tanggapan-tanggapannya, siapa tahu bermanfaat.